Skripsi
Pengembangan bahan ajar e-mobes (modul elektronik benteng van den bosch) berbasis microsoft sway untuk pembelajaran sejarah siswa kelas xi ips 1 sma negeri 1 ngawi / Rizna Dwi Anggraini
Abstrak
E-MoBes (Modul Elektronik Benteng Van den Bosch) merupakan produk bahan ajar multimedia berbasis Microsoft Sway untuk siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Ngawi. Penelitian ini dilakukan karena potensi Benteng Van den Bosch sebagai situs bersejarah peninggalan Masa Kolonial di Ngawi sebagai sumber belajar sejarah. Potensi lain berkaitan dengan keunikan dan lokasi yang berdekatan antara benteng dengan sekolah sehingga memunculkan kedekatan emosional siswa terhadap sejarah di lingkungan sekitar. Eksistensi benteng ini dapat dijadikan sebagai pengembangan materi sejarah lokal bagi siswa dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Siswa dapat menggunakan alat elektronik seperti smartphone untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Namun penggunaan buku teks sebagai bahan ajar utama dan kurangnya pengembangan materi sejarah memunculkan rasa bosan yang menjadi permasalahan siswa dalam pembelajaran sejarah. Potensi dan masalah tersebut menjadi alasan dari pengembangan produk E-MoBes yang mengusung materi Kolonialisme Belanda khususnya pada sejarah Benteng Van den Bosch. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk serta menguji kelayakan dari bahan ajar E-MoBes. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R amp D) dengan model ADDIE. Model ini memiliki 5 tahapan yaitu (1) analyze (menganalisis) (2) design (mendesain) (3) develop (mengembangkan) (4) implement (mengimplementasikan) (5) evaluate (mengevaluasi). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara dan penggunaan angket. Data yang digunakan bersifat kuantitatif dan kualitatif. Bahan ajar E-MoBes telah melalui tahap validasi oleh ahli materi dan bahan ajar serta diujicobakan pada siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Ngawi. Bahan ajar E-MoBes yang telah dihasilkan memiliki kajian materi baru bagi siswa tentang peninggalan Masa Kolonial di Ngawi. Materi ini dikemas secara menarik dengan menggabungkan antara karakteristik e-modul dan microsoft sway sehingga memperingkas dan memudahkan siswa untuk memahami materi. Selain itu E-MoBes dilengkapi dengan visual maupun audio visual yang mendukung materi sehingga dapat membantu siswa untuk memahami konsep materi yang disampaikan dengan penyediaan alat evaluasi guna menunjang kegiatan pembelajaran. Hasil uji validasi oleh ahli materi mendapatkan persentase sebesar 94% dan ahli bahan ajar sebesar 92%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa E-MoBes masuk dalam kategori sangat valid dan sangat baik. Sedangkan hasil uji coba produk pada kelompok kecil diperoleh persentase 82% dan kelompok besar 91%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar E-MoBes sangat valid dan sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.