UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengembangan model network learning berbasis knowledge sharing untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa / Dewi Anggraini

Anggraini, Dewi - Nama Orang;

Abstrak
Anggraini Dewi. 2024. Pengembangan Model Network Learning Berbasiskan Knowledge Sharing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Punaji Setyosari M.Pd. M.Ed. (2) Dr. Made Duananda Kartika Degeng M.Pd. (3) DR. Henry Praherdhiono S.Si. M.Pd. Kata Kunci Model Pembelajaran Network Learning Knowledge Sharing Evolusi teknologi informasi terutama internet membuka kesempatan bagi pengembang model pembelajaran yang lebih baik di institusi pendidikan. Dengan menggunakan teknologi informasi pembelajaran online memungkinkan mahasiswa dan guru terhubung melalui perangkat komputer memenuhi persyaratan akademik. Agar proses belajar mengajar dapat tercipta dengan harmonis maka perlu adanya suatu sistem yang dapat digunakan untuk mengatur seluruh pengetahuan yang ada dengan menggunakan media untuk terciptanya budaya saling berbagi ilmu pengetahuan antara dosen dan mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah model network learning berbasis knowledge sharing yang dapat saling berbagi pengetahuan melalui media sosial khususnya instragram menguji tingkat kepraktisan dan keefektifan model network learning berbasis knowledge sharing dan menguji tingkat kelayakan model network learning berbasis knowledge sharing untuk meningkatkan kemempuan mahasiswa dalam memahami meguasai serta meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Pentingnya knowledge sharing pada aktivitas pembelajaran membuat sebuah perguruan tinggi selalu berupaya untuk menigkatkan proses pembelaajaran berbasis e-learning. Semakin banyak pengetahuan yang didapatkan seorang mahsiswa dari hasil knowledge sharing yang mereka lakukan maka semakin banyak pula mereka mendapatkan motivasi dalam belajar sehingga dapat berdampak pada tingginya pencapaian prestasi akademik mahasiswa. Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan ldquo Lee amp Owens Model rdquo (2004) sebagai pedoman untuk mengembangkan produk knowledge sharing. Desain yang dikembangkan pada penelitian pengembangan mencakup pada alur kerja sistem knowledge sharing. Berdasarkan hubungan interaksi yang dibentuk dalam jaringan belajar atau disebut dengan diagram aktivitas yang terdiri dari diagram aktivitas diskusi chatting user management dosen dan mahasiswa. Pengembangan model pembelajaran knowledge sharing menghasilkan sebuah sistem yang didaftarkan pada Alamat web http //localhost/elearning_imk. Hasil penelitian pengembangan terdiri dari enam bagian yaitu validitas instrument pengukuran validitas materi pembelajaran validitas Model pembelajaran validitas desain pembelajaran hasil uji penelitian dan hasil uji formatif. Hasil validasi instrument pembelajaran memenuhi syarat validitas dengan hasil sangat valid hasil validitas ahli materi pembelajaran memperoleh presentase 97 33% dengan rerata skor sebesar 4 86. Hasil validasi ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 91 76% dengan rerata skor sebesar 4 58. Hasil validasi model pembelajaran memperoleh presentase 89 09% dengan rerata skor 4 45. Uji kelompok (n 30) mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pretest sebesar 66 13 menjadi nilai rata-rata posttest 79 60. Standar deviasi dari hasil pretest 3 340 sedangkan hasil posttest sebesar 4 959 dengan Gain Score (g) mempunyai nilai sebesar 0 56. Hasil uji evaluasi formatif pada dua kelompok kelas yang berbeda yaitu kelompok kelas knowledge sharing dan kelompok kelas web based learning dengan jumlah total peserta (n 30). Dari hasil uji formatif dapat di simpulkan bahwa hasil belajar pada knowledge sharing memiliki rata-rata hasil 80 33 senagkan rata-rata hasil belajar web based learning sebesar 78 87. Rata-rata hasil nilai ujian pada knowledge sharing lebih besar daripada hasil belajar web based learning. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian pengembangan ini adalah model pembelajaran network learning berbasis knowledge sharing (KSS) ini dapat digunakan untuk saling berbagi pengetahuan pengetahuan melalui forum diskusi media sosial khusunya istagram. Agar mahasiswa bisa mendapatkan informassi dan pengetahuan kapan saja dan dimana saja. Dengan menggunakan model KSS ini maka memungkinkan pengajar dapat mengetahui progres pembelajaran yang telah ditempuh oleh mahasiswa.


Informasi Detail
DDC
Rd 371.3 ANG p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknologi Pembelajaran, 2024.
Deskripsi Fisik
xvii, 271 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00104/RD/24
Edisi
-
Subjek
1. MODEL PEMBELAJARAN - NETWORK LEARNING
2. TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
3. LEARNING MODEL - NETWORK LEARNING

Pembimbing
1. Prof. Dr. H. Punaji Setyosari, M.pd, M.ed.; Dr. Made Duananda Kartika Degeng, S.pd, M.pd; Dr. Henry Praherdhiono, S.si, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik