Skripsi
Analisis penerapan pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran daerahku dan kekayaan alamnya kelas ivb di sdn lowokwaru 3 kota malang / Iin Ayu Dia
Abstrak
Penerapan pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Pengenalan kearifan lokal menggunakan pendekatan saintifik pada kegiatan mengamati menanya mencoba mengasosiasi dan mengomunikasikan peserta didik mampu mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengenal budaya-budaya dan nilai luhur lingkungan tempat tinggalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran pelaksanaan pembelajaran evaluasi pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal pada kelas IVB SDN Lowokwaru 3 Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini melalui kegiatan observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman yang terdiri dari 3 komponen yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang telah disusun oleh guru berada dalam kategori baik karena sudah mengacu pada tujuan penelitian dan menggambarkan penggunaan pedekatan saintifik di dalamnya. Guru menjadikan perencanaan pembelajaran sebagai pedoman untuk pelaksanaan pembelajaran berupa modul ajar. Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru masuk pada kategori baik karena pelaksanaan pembelajaran dengan topik pembelajaran Daerahku dan Kekayaan alamnya bahwa guru telah menggunakan pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran. Pada pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal bahwa setiap langkah-langkahnya sudah dilaksanakan baik itu kegiatan mengamati menanya mengumpulkan informasi menalar dan mengkomunikasikan sudah sepenuhnya dilaksanakan oleh guru. Namun evaluasi pembelajaran berada pada kategori sangat kurang karena dalam kegiatan evaluasi guru tidak melakukan penilaian menyeluruh. Dalam kegiatan evaluasi guru tidak melakukan penilaian yang spesifik untuk langkah-langkah pendekatan saintifik karena dalam perencanaan pembelajaran tidak dicantumkan kegiatan evaluasi yang akan dilakukan oleh peserta didik. Guru melakukan penilaian pada beberapa langkah saja seperti kegiatan menanya menalar dan mengkomunikasikan. Sedangkan untuk kegiatan mengamati dan mengumpulkan informasi tidak dilakukan penilaian yang khusus.