Skripsi
Tata kelola perusahaan dan pengungkapan risiko perusahaan / Vania Ekananda
Abstrak
Kecurangan dan skandal akuntansi telah mendorong perdebatan mengenai pentingnya tata kelola perusahaan yang efektif melalui praktik manajemen risiko dan pengungkapan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan terhadap pengungkapan risiko. Penelitian ini dilakukan pada 90 perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di BEI tahun 2019 hingga 2021. Tata kelola perusahaan diukur dengan jumlah dewan komisaris proporsi komisaris independen frekuensi rapat komite audit struktur kepemilikan terkonsentrasi dan jenis auditor eksternal. Penelitian ini menggunakan content analysis sebagai metode dalam pengukuran pengungkapan risiko. Dengan menggunakan Generalized Least Square penelitian ini menemukan bahwa ukuran dewan komisaris dan frekuensi rapat komite audit berpengaruh positif terhadap pengungkapan risiko sedangkan independensi dewan struktur kepemilikan terkonsentrasi dan jenis auditor eksternal tidak. Penelitian ini menunjukkan bahwa banyaknya dewan komisaris dan seringnya rapat komite audit meningkatkan intensitas pengawasan sehingga dapat mendorong adanya pengungkapan risiko perusahaan. Oleh karena itu perusahaan perlu menambah jumlah anggota dewan komisaris dan frekuensi rapat komite audit untuk meningkatkan pengungkapan risiko.