Skripsi
Komparasi senyawa arginin dan turunannya sebagai inhibitor korosi pada besi dalam hcl menggunakan metode dft / Khaidir Nasrul Muzakky
Abstrak
Besi merupakan salah satu logam yang paling dominan digunakan dalam berbagai sektor kehidupan seperti industri manufaktur kendaraan bangunan dan infrastruktur. Dengan luasnya pemanfaatan besi harus diingat bahwa logam juga dapat mengalami korosi. Korosi merupakan fenomena destruktif yang dapat mengancam struktur dan daya tahan logam akibat reaksi dengan lingkungannya. Banyak upaya telah dilakukan untuk menurunkan laju korosi salah satunya yaitu inhibitor korosi organik. Senyawa organik dari golongan asam amino seperti arginin dan turunannya telah terbukti dapat menurunkan laju korosi pada logam khususnya besi. Perlunya pemahaman mendalam terkait interaksi antara inhibitor korosi dengan permukaan logam dalam penelitian diperlukan metode teoretis seperti pendekatan secara komputasi menggunakan DFT (Teori Kerapatan Fungsional). Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui korelasi antara parameter kuantum dengan efisiensi serta prediksi penentuan struktur inhibitor yang paling efisien ini dilakukan dalam 2 prosedur utama. Prosedur yang pertama adalah optimasi geometri menggunakan metode DFT/B3LYP/6-311 G(d p). Sedangkan prosedur selanjutnya adalah simulasi Monte-Carlo (MC) untuk adsorpsi inhibitor korosi pada permukaan besi yaitu Fe (110). Berdasarkan komparasi parameter kuantum hasil optimasi geometri dan simulasi MC didapatkan bahwa korelasi antara parameter kuantum dapat memprediksi efisiensi suatu inhibitor dengan arginin sebagai inhibitor paling efisien diikuti dengan lisin agmatin ornitin dan sitrulin.