Skripsi
Interaksi sosial siswa berkebutuhan khusus di sma muhammadiyah 1 malang / Ella Oktaviani
Abstrak
Penyampaian pesan dan makna efektif jika interaksi sosial berjalan dengan baik. Interaksi antara siswa berkebutuhan khusus dengan siswa reguler dan guru belum berjalan dengan baik disebabkan berbagai macam hal yang menghambat interaksi secara efektif. Fokus penelitian pada interaksi siswa berkebutuhan khusus dengan guru dan siswa di sekolah inklusif. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif metode deskriptif kualitatif subjek penelitian yakni siswa berkebutuhan khusus pengumpulan data dengan wawancara observasi dan dokumentasi serta analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. digunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Blumer. Hasil penelitian menunjukkan kendala penyelenggaraan pendidikan inklusif berasal dari sarana prasarana sekolah serta masing-masing siswa berkebutuhan khusus saat pembelajaran berlangsung yang ditangani oleh guru secara berbeda disesuaikan dengan karakteristik individu. Interaksi dengan guru maupun siswa berupa interaksi langsung dan tidak langsung. Interaksi antara siswa berkebutuhan khusus dengan guru maupun siswa reguler menghasikan sebuah tindakan yang memiliki makna dari simbol-simbol yang tercipta yang dimaknai dan ditafsirkan untuk guru dan siswa bertindak.