Skripsi
Hubungan kemampuan implementasi tpack dan pengalaman kpl terhadap kesiapan sebagai guru kejuruan berketerampilan abad 21 pada mahasiswa pendidikan teknik elektro universitas negeri malang / Fakrul Amin Marta
Abstrak
Abad ke-21 menuntut adanya perubahan dan adaptasi dalam konteks pendidikan terutama di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Guru kejuruan harus dilengkapi dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan mahasiswa sebagai calon guru dalam konteks keterampilan abad 21 meliputi kemampuan implementasi TPACK dan pengalaman kajian praktik lapangan (KPL) mengajar di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan Variabel X1 X2 dan Y (2) mengungkap signifikansi dan hubungan secara parsial antara (X1) dengan (Y) dan (X2) dengan (Y) dan (3) mengungkap signifikansi dan hubungan antara (X1) dan (X2) dengan (Y) secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional. Sampelnya terdiri dari mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang (UM) dari angkatan 2017 2018 dan 2020 yang telah mengambil mata kuliah Kajian Praktik Lapangan (KPL) bagi mahasiswa PTE 2017 2018 dan menyelesaikan Asistensi Mengajar (AM) bagi mahasiswa PTE 2020 dengan total mahasiswa sebanyak 96. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling bertipe sampel jenuh. Metode analisis data yang diterapkan mencakup analisis korelasi parsial regresi linier ganda uji prasyarat dan analisis sumbangan efektif-relatif. Data yang dikumpulkan dari angket kemudian dianalisis dengan menggunakan uji korelasi parsial dan uji hipotesis untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen dan variabel dependen baik secara parsial maupun simultan. Variabel X1 X2 dan Y diukur melalui instrumen angket. Tingkat reliabilitas variabel X1 X2 dan Y masing-masing adalah 0 944 0 946 dan 0 942. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Y memiliki kategori yang tinggi dengan persentase sebesar 48% sedangkan tingkat X1 memiliki kategori yang sangat tinggi dengan persentase mencapai 75% dan tingkat X2 juga berkategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 71%. Hubungan parsial antara X1 dan Y signifikan (0.012 lt 0.05) begitu pula dengan X2 dan Y (0.000 lt 0.05). Secara simultan X1 dan X2 berhubungan signifikan dengan Y (0.000 lt 0.05) dengan koefisien korelasi 0.683. Kontribusi efektif X1 terhadap Y adalah 18.22% sedangkan X2 adalah 23.38%. Namun dalam sumbangan relatif X1 menyumbang 39.09% sementara X2 menyumbang 60.91%. Kesimpulan penelitian (1) Tingkat X1 dan X2 sangat tinggi sedangkan Y tinggi (2) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1-Y dan X2-Y secara parsial (3) Secara bersamaan X1 X2 dan Y memiliki hubungan positif dan signifikan.