Skripsi
Pengaruh metode pecs (picture exchange communication system) terhadap kemampuan berbicara siswa autis di slb bc dharma wanita 01 pakisaji / Alifah Nurfitriani
Abstrak
Autis adalah gangguan perkembangan yang memiliki kelemahan dalam hal menjalin interaksi komunikasi dengan orang lain baik secara verbal maupun nonverbal. Autis yang mengalami hambatan pada komunikasi sehingga anak juga memiliki keterlambatan dalam berbahasa. Keterlambatan bahasa ini akan berdampak pada individu autis ketika berbicara dalam membentuk struktur kalimat. Anak autis mengalami masalah pada komunikasi verbal salah satunya kemampuan berbicara. Anak autis yang termasuk visual learner membutuhkan metode pembelajaran yang tepat. PECS (Picture Exchange Communication System) merupakan salah satu metode untuk membelajarkan komunikasi bagi autis yang menggunakan bantuan media visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode PECS untuk meningkatkan kemampuan berbicara bagi autis. Metode PECS pada penelitian ini diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berbicara yaitu berbicara terstruktur sesuai pola kalimat S-P-O-Pel-K. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen subjek tunggal dengan desain A-B-A. Subjek penelitian ini adalah siswa autis kelas VII SMP di SLB BC Dharma Wanita 01 Pakisaji tahun pelajaran 2023/2024. Data penelitian berupa persentase hasil respon kemampuan berbicara anak secara terstruktur sesuai pola kalimat yang diukur dengan menggunakan instrument tes lisan. Data penelitian dianalisis dengan analisis visual yaitu analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian metode PECS (Picture Exchange Communication System) yang diterapkan peneliti mulai fase 1-6 berpengaruh positif terhadap kemampuan berbicara pada siswa autis kelas VII SMP di SLB BC Dharma Wanita Pakisaji. Pengaruh intervensi dengan metode PECS dibuktikan oleh adanya peningkatan skor tes lisan yang dilakukan oleh siswa autis pada sesi terakhir yaitu baseline-2. Analisa hasil skor tes setiap kondisi menunjukkan kecenderungan arah yang meningkat pada sesi baseline-1 dan intervensi. Implikasi dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode PECS yang melibatkan media kartu bergambar dapat membantu siswa autis mengkonstruk konsep berbicara terstruktur lebih mudah sehingga siswa mendapatkan pemahaman yang utuh.