Skripsi
Pengaruh moringa oleifera seed oil (moseil) terhadap ekspresi gen interleukin 6 (il-6) pada mencit (mus musculus) model fibrosis hati / Hasnawati Zahira
Abstrak
Fibrosis hati adalah penumpukan jaringan parut yang berlebih dan tidak normal pada hati karena peradangan. Etiologi utama fibrosis hati adalah inflamasi kronik. Faktor pemicu terjadinya inflamasi hati dikarenakan infeksi paparan zat toksin dan penyakit metabolik. Senyawa aktif dalam Moringa oleifera seed oil merupakan kandidat bahan obat antikanker antiinflamasi antioksidan untuk menghambat fibrosis hati. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Moringa oleifera seed oil terhadap perkembangan fibrosis hati melalui ekspresi gen sitokin pro inflamasi yaitu interleukin 6 (IL-6). Penelitian ini menggunakan hewan model fibrosis hati yaitu mencit Balb-c umur 6-8 minggu yang diberi perlakuan injeksi intraperitoneal karbon tetraklorida (CCl4) olive oil dosis 2 micro l/1 g BB selama 8 minggu dan diberi terapi Moringa oleifera seed oil dengan rasio berbeda setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Moringa oleifera seed oil mampu menurunkan perkembangan fibrosis hati melalui ekspresi sitokin pro inflamasi (IL-6) dan dapat menekan kerusakan hati yang mengarah pada fibrosis hati. Moringa oleifera seed oil efektif dalam mencegah kerusakan hati akibat induksi CCl4 pada mencit model fibrosis hati. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian Moringa oleifera seed oil dapat menekan ekspresi sitokin proinflamasi (IL-6) dalam perkembangan fibrosis hati. Oleh karena itu perlu eksplorisasi lebih lanjut mengenai potensi Moringa oleifera seed oil sebagai kandidat bahan obat pengobatan fibrosis hati.