Disertasi
Identifikasi dan deteksi gen bakteri indigen kandidat bioremediator mangan (MN) di sungai Bengkulu dan pengembangannya dalam bentuk buku ajar mata kuliah bakteriologi / Rizki Pratama
Abstrak
Salah satu tujuan dari SN-Dikti yaitu menjamin agar pembelajaran pada program studi mencapai mutu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Penerapan SN-Dikti di perguruan tinggi dapat dilihat dari capaian lulusan program studi perguruan tinggi salah satunya adalah mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. Untuk mewujudkan capaian perkuliahan tersebut dosen harus mampu menguatkan pemahaman mahasiswa terkait keilmuan yang mereka miliki sebagai dasar untuk memecahkan permasalahan lingkungan di sekitar mereka. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengangkat salah satu permasalahan lingkungan yang terjadi di sekitar mahasiswa dan upaya bioremediasi yang telah dilakukan sebagai bahan pengembangan penyusunan buku ajar yang akan mereka gunakan dalam perkuliahan. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan tahapan model pengembangan Analyze Design Develop Implement dan Evaluate (ADDIE). Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest -postest only design yaitu berupa perlakuan pada satu kelompok eksperimen dengan menerapkan pretest dan postest pada awal dan akhir perkuliahan. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah Mikrobiologi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Kota Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini instrumen validasi buku ajar oleh beberapa orang ahli (ahli pembelajaran ahli media dan ahli praktisi pendidikan) lembar validasi perangkat pembelajaran seperti SAP RPS LKM dan soal pretest-postest. Selanjutnya instrumen lembar respons mahasiswa untuk mengukur tingkat kepraktisan buku ajar yang diimplementasikan. Selanjutnya pengukuran efektifitas buku ajar dengan menggunakan uji pair t test dan uji n-gain dari skor pretest-postest serta pengukuran kepraktisan buku ajar dengan menggunaka angket respons mahasiswa. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa buku ajar yang dikembangkan adalah valid dan layak digunakan dengan persentase 90 7% oleh ahli pembelajaran persentase sebesar 100% oleh ahli materi dan persentase sebesar 94 7% oleh ahli praktisi pendidikan. Selanjutnya validitas perangkat pembelajaran pada SAP sebesar 94 3% RPS sebesar 97 1% LKM sebesar 98 3% dan soal pretest dan postest sebesar 98%. Selanjutnya hasil uji efektivitas buku ajar menunjukkan bahwa buku ajar sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari skor pretest dan postest yang diperoleh mahasiswa (p value lt 0.00) dan hasil uji N-Gain yang menunjukkan bahwa perbandingan skor pretest dan postest mahasiswa bernilai 0.4 yang berarti peningkatan yang dialami mahasiswa adalah sedang. Selanjutnya hasil respons mahasiswa menunjukkan bahwa buku ajar yang dikembangkan bernilai sangat praktis dengan persentase sebesar 92 1%.