Skripsi
Hubungan kecerdasan emosional dan kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kritis siswa kelas v di sdn ciketingudik i dan sdn ciketingudik iv / Fridyana Klise Hermiati
Abstrak
Kemampuan berpikir kritis memiliki peran krusial dalam pembelajaran abad 21 karena dengan berpikir kritis dapat memecahkan masalah-masalah kompleks yang sering kali muncul dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan dalam berpikir kritis tidak hanya tergantung pada satu aspek sebab bakat (kecerdasan emosional) dan minat (kemandirian belajar) sebagai unsur psikologis sangat menentukan keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk menguji hubungan yang dapat menjelaskan secara bersamaan dari kecerdasan emosional dan kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eks pos fakto dengan jumlah populasi sebanyak 151 siswa kelas V yang tersebar di SDN Ciketingudik I dan SDN Ciketingudik IV. Dengan teknik purposive sampling didapat 86 sampel. Angket dan tes digunakan untuk pengumpulan data yang kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda. Angket dan tes digunakan untuk pengumpulan data yang kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan sig. 0 000 lt 0 05 dan Fhitung yang diperoleh sebesar 21 606 gt Ftabel 3 106 dengan prediksi nilai R2 0 342. Data tersebut menunjukkan adanya korelasi positif dengan besar prediksi 34% antara kecerdasan emosional secara bersamaan dengan kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V SD di SDN Ciketingudik I dan SDN Ciketingudik IV.