Disertasi
Model grit ditinjau dari internal locus of control dan berpikir kreatif dengan dukungan sosial sebagai moderator pada mahasiswa. / Margaretta Erna Setianingrum
Abstrak
Setianingrum Margaretta Erna. 2023. Model Grit ditinjau dari Internal Locus of Control dan Berpikir Kreatif dengan Dukungan Sosial sebagai Moderator pada Mahasiswa. Disertasi Program Studi Psikologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. F. Danardana Murwani M.M. (II) Dr. Imanuel Hitipeuw M.A. (III) Dr. Nur Eva S.Psi. M.Psi. Kata Kunci grit internal locus of control berpikir kreatif dukungan sosial. Kajian ini meneliti tentang pentingnya grit pada mahasiswa yangmana dalam proses menempuh pendidikan ini terdapat berbagai tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa yang bersumber dari faktor internal dan eksternal. Tantangan yang berpotensi menimbulkan permasalahan tersebut antara lain sulitnya atau kurangnya dukungan dari rekan dan orang tua dan berbagai permasalahan lain. Salah satu variabel non kognitif yang dapat membantu mahasiswa pendidikan profesi dokter agar tetap optimal dalam menjalani pendidikan adalah grit. Grit merupakan konsistensi minat dan ketekunan individu untuk melakukan usaha optimal dalam rangka mencapai tujuan jangka panjang dimana mahasiswa dituntut untukbekerja keras menghadapi tantangan serta mempertahankan usaha maupun minat meskipun dihadapkan pada kesulitan dan risiko kegagalan sepanjang proses mencapai tujuan. Mahasiswa yang memiliki grit tinggimemandang pencapaian atau prestasi sebagai sebuah tujuan jangka panjang yang harus diupayakan. Faktor pembentuk grit individu terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal ini terdiri dari internal locus of control dan berpikir kreatif sedangkan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi grit adalah dukungan sosial.Sejumlah penelitian lain juga berupaya mengembangkan kajian yang menelusuri peran variabel-variabel lain terhadap grit. Model yang dibangun dalam penelitian ini menggunakan variabel internal locus of control dan berpikir kreatif dengan dukungan sosial sebagai moderator. Model ini diharapkan dapat memberikan informasi dalam merumuskan intervensi awal guna meningkatkan grit mahasiswa. Subjek penelitian ini terdiri dari mahasiswa. Data penelitian ini diperoleh dari 423 responden yang berasal dari 6 perguruan tinggi di Malang. Pengambilan data menggunakan metode survei melalui pengisian skala oleh para responden. Skala yang digunakan dalam penelitian ini telah melalui proses adaptasi yang disesuaikan dengan konteks mahasiswa di Indonesia. Adapun skala tersebut adalah skala Triachic Model Grit Scale Academic Locus of Control Scale - The Adolescent Marmara Creative Thinking Tendencies Scale dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan software Amos. Hasil pengujian model grit dalam penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh internal locus of control dan berpikir kreatif terhadap grit dengan dukungan sosial sebagai moderator pada mahasiswa. Selain itu ada pengaruh internal locus of control terhadap grit pada mahasiswa ada pengaruh berpikir kreatif terhadap grit pada mahasiswa ada pengaruh internal locus of control dan grit pada mahasiswadengan dukungan sosial sebagai moderator dan tidak ada pengaruh berpikir kreatif terhadap grit pada mahasiswa dengan dukungan sosial sebagai moderator.