Skripsi
Hubungan antara culture shock dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau yang tinggal di asrama putri keuskupan malang / Erica Chandra Mendonca
Abstrak
Perkembangan teknologi memberikan peluang bagi individu yang ingin mengembangkan potensi khususnya dalam pendidikan. Dalam hal ini usaha individu adalah dengan merantau ke daerah yang memiliki sumber dan fasilitas yang mumpuni. Data statistik menunjukkan bahwa daerah Jawa khususnya Jawa Timur menjadi tujuan yang diminati dengan menduduki peringkat ketiga. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat migrasi di Jawa Timur cukup tinggi. Melalui proses migrasi individu akan bertemu dengan lingkungan baru rekan baru dan aktivitas sosial yang baru. Ini menuntut individu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru baik dari segi budaya maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara culture shock dan penyesuaian diri di kalangan mahasiswa rantau yang tinggal di asrama putri Keuskupan Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan skala culture shock ( 0.961) dan penyesuaian diri ( 0.933). Hipotesis dari penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara culture shock dan penyesuaian diri artinya semakin tinggi culture shock maka semakin rendah tingkat penyesuaian diri dan sebaliknya. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa rantau yang tinggal di asrama putri Keuskupan Malang sebanyak 68 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling . Hasil analisis korelasi pearson menunjukkan bahwa nilai r -0.857 dan p 0.000 (p lt 0.05). Dengan demikian disimpulkan bahwa adanya hubungan negatif dan signifikan antara culture shock dan penyesuaian diri.