Skripsi
Pengaruh pelatihan problem solving untuk meningkatkan regulasi emosi pada remaja / Shita Resti Maheswari
Abstrak
Ketidakstabilan emosi pada remaja disebabkan karena kurangnya kemampuan remaja dalam menggunakan metode penyelesaian yang tepat. Kemampuan problem solving dibutuhkan untuk mendorong terjadinya proses pemecahan masalah adaptif untuk mengatasi situasi yang menekan. Pelatihan problem solving dilakukan untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Pemilihan sampling menggunakan purposive sampling dengan memilih 32 subjek berdasarkan kategorisasi yang telah ditetapkan. Uji parametrik paired sample t test dipilih untuk melihat perbedaan nilai rata-rata skor pretest ke skor posttest pada kelompok eksperimen dan ditemukan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 48 31 (pretest) meningkat menjadi 55 00 (posttest) dengan signifikansi 0 000 (p lt 0 05) yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara problem solving dengan regulasi emosi pada kelompok eksperimen yang berarti bahwa hipotesis 1 diterima. Uji independent sample t test digunakan untuk mengetahui perbedaan skor posttest antara kelompok eksperimen dengan kontrol dan menghasilkan skor Sig. (2-tailed) 0 087 ( gt 0 05) pada tabel equal variances assumed yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yang berarti hipotesis 2 ditolak.