Tesis
Pengaruh format representasi soal terhadap resource yang diaktivasi siswa / Nur Utami Amaliah
Abstrak
Kinematika merupakan salah satu topik yang sangat fundamental pada mekanika. Besaran tentang gerak (posisi perpindahan kecepatan dan percepatan) biasa disajikan dalam berbagai format representasi untuk memberikan keutuhan informasi benda yang bergerak. Penelitian pada topik kinematika yang telah dilakukan menggunakan teori miskonsepsi. Tetapi teori ini belum dapat menjelaskan cara miskonsepsi ini berkembang di dalam pemahaman siswa. Oleh karenanya diperlukan analisis lain menggunakan teori alternative yang dapat menjelaskan struktur pemahaman siswa dengan lebih baik. Teori alternative ini berupa teori Resource yang menganggap bahwa pemahaman intuitive siswa adalah benar dan sesuai dengan pandangan ilmiah di beberapa konteks masalah tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian mixed method dengan convergent parallel design. Data penelitian berupa data kuantitatif dan data kualitatif yang keduanya digabungkan untuk memberi gambaran yang lebih lengkap dan mendalam mengenai penelitian ini. Penelitian ini dilakukan di SMA atau sederajat dari 3 kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah. Subyek penelitian ini berjumlah 146 siswa yang terdiri atas 64 siswa kelas XI dan 82 siswa kelas X. Instrumen yang digunkaan dalam penelitian ini yaitu soal multirepresentasi dengan bentuk soal pilihan ganda beralasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak ada perbedaan pemahaman kinematika gerak lurus antara siswa kelas X dan kelas XI. Selain itu ketika menyelesaikan soal kinematika gerak lurus siswa mengaktifkan beberapa Resource diantaranya Phenomenological Primitive (p-prims) sebagai ide-ide na iuml ve Conceptual Resource (CR) sebagai ide-ide yang terkait dengan konsep fisika serta Procedural Resource (PR) tentang langkah-langkah penyelsaian masalah. Sebagian besar p-prims yang diaktifkan siswa berupa What you See Is What You Get (WYSIWYG) sebagai respon akibat adanya representasi visual pada soal seperti diagram dan grafik. Selain itu PR juga menunjukkan bahwa representasi berbeda dari soal membuat siswa mengaktifkan beberapa Resource yang berbeda. Namun beberapa Resource siswa yang ditemukan masih belum teraktifasi pada konteks yang tepat sehingga tidak menunjukkan solusi jawaban yang benar pada beberapa siswa.