Tugas Akhir
Pengembangan pathfinder temu kembali informasi di perpustakaan pondok pesantren / Syafaril Rizky Priandono
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perpustakaan pondok pesantren tidak berjalan sesuai dengan tujuannya. Hal ini disebabkan karena adanya keterbatasan media untuk membantu pencarian informasi pada perpustakaan pondok pesantren. Akibatnya pemustaka sulit dan memakan waktu yang lama untuk menemukan sumber informasi yang sesuai keinginan mereka. Sehingga berdampak pada perolehan nilai tugas para santri dan wati. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pathfinder sistem temu kembali informasi dalam bentuk website. Sistem tersebut dimaksudkan dapat membantu serta memudahkan para pemustaka di perpustakaan pondok pesantren dalam proses temu kembali informasi guna memenuhi kebutuhan informasi bagi setiap pemustakanya. Pengembangan produk ini berdasarkan teori karakteristik website dan sistem temu kembali. Produk yang dikembangkan berupa media temu kembali informasi berbasis website yang memiliki 2 konten utama yaitu akses jurnal gratis sesuai dengan subjek dan akses informasi koleksi buku terbaru yang tersedia. Produk tersebut memiliki 4 halaman utama yang diantaranya beranda yang berisi tentang identitas website dan layanan yang tersedia e-resource berisi tentang sumber informasi akses gratis berupa kumpulan jurnal e-book dan audiobook Islam berita berisi mengenai deskripsi kegiatan yang diselenggarakan pada perpustakaan dan koleksi yang berisikan tentang informasi buku baru yang terdapat di perpustakaan . Penelitian ini termasuk dalam penelitian model waterfall dengan mengacu pada beberapa langkah antara lain (1) analisis kebutuhan (2) desain sistem (3) penulisan kode program (4) pengujian program (5) penerapan program dan pemeliharaan sistem. Pada pengujian program produk yang dikembangkan di validasi oleh ahli media dan ahli materi dan dilakukan uji coba lapangan skala kecil. Pathfinder temu kembali informasi pada perpustakaan pondok pesantren berbasis website telah di validasi oleh validator ahli yang menyatakan bahwa produk telah layak dengan revisi untuk dilanjutkan tahap uji coba lapangan. Dibuktikan dengan hasil penilaian yang diberikan oleh validator ahli media memperoleh nilai persentase sebesar 92% dikategorikan sangat valid sedangkan penilaian yang diberikan oleh validator ahli materi memperoleh nilai persentase sebesar 88% dikategorikan sangat valid. Tahap uji coba lapangan skala kecil mencangkup 17 responden pemustaka pondok pesantren memperoleh nilai persentase sebesar 92% dikategorikan sangat valid. Penilaian yang dilakukan oleh validator dan responden menunjukan persentase nilai yang sangat valid. Penilaian ini menunjukan bahwa produk yang dikembangkan dapat digunakan sebagai salah satu inovasi dalam mengatasi masalah dalam proses temu kembali informasi pada perpustakaan