Tugas Akhir
Pemanfaatan murbei (morus) pada pembuatan sambal uceng / Dea Permata Sari
Abstrak
Sambal merupakan produk saus yang bertekstur hampir sama seperti bubur yang terbuat dari olahan cabai (Capsicum). Sambal disukai karena cita rasa yang pedas memiliki variasi dan nama sambal yang beraneka ragam. Olahan dari bahan dasar cabe yang dihaluskan menciptakan tingkat kepedasan cita rasa sambal yang bervariasi. Aneka sambal yang berasal dari perikanan yaitu sambal ikan roa sambal ikan layang deles sambal ikan pari sambal ikan tuna dan sambal teri. Salah satu ikan air tawar yang belum banyak dimanfaatkan namun masih memiliki kandungan gizi yang baik adalah ikan uceng. Salah satu cara meningkatkan pemanfaatan ikan uceng dengan cara memanfaatkan ikan uceng sebagai bahan baku utama untuk pembuatan sambal. Pada pembuatan sambal dapat di variasikan dengan menambah buah sebagai penyegar dan rasa asam pada sambal. Salah satu buah yang dapat ditambahkan pada sambal yaitu tomat. Selain buah tomat buah yang belum termanfaatkan secara luas di Indonesia namun memiliki kandungan kaya akan mineral terutama zat besi antioksidan serta vitamin C dan B kompleks salah satunya yaitu buah murbei. Salah satu produk pangan yang dapat menggunakan murbei sebagai bahan pengasam adalah sambal ikan uceng. Penggunaan murbei pada pembuatan sambal ikan uceng dapat digunakan sebagai pengganti tomat pada pembuatan sambal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi resep yang diinginkan sifat hedonik (warna aroma tekstur dan rasa) serta harga jual produk sambal uceng murbei dengan persentase 5% 10% 15%. Penelitian eksperimen ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua kali pengulangan. Data dianalisis secara statistic One Way ANOVA dan akan diuji lanjut dengan DMRT (selang kepercayaan 5%) apabila terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian uji sifat hedonik menunjukkan sambal uceng dengan penambahan murbei berpengaruh terhadap tingkat kesukaan panelis terhadap warna aroma tekstur dan rasa sambal uceng.