Skripsi
Pengembangan media pembelajaran mobile pocket book berbasis augmented reality elemen gambar teknik program keahlian teknik pemesinan di smk negeri 6 malang / Munirul Islam Dwi Suwari
Abstrak
Kegiatan pembelajaran di SMKN 6 Malang yang masih menggunakan metode konvensional yaitu ceramah dan pemberian tugas pada elemen gambar teknik mesin menjadi salah satu penyebab kegiatan pembelajaran menjadi monoton dan kurang menarik bagi peserta didik. Padahal jika guru dapat memvariasikan media pembelajaran dengan cara mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan pembelajaran dapat menjadikan kegiatan belajar menjadi lebih efektif kreatif dan menarik bagi peserta didik. Oleh karena itu media pembelajaran yang dinilai cocok digunakan dalam kegiatan pembelajaran gambar teknik mesin adalah media pembelajaran berbasis augmented reality yang dapat menampilkan materi secara visual maupun audio. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran yang dibuat sehingga dapat menunjang dalam kegiatan pembelajaran serta untuk mengetahui respons peserta didik terhadap media pembelajaran berbasis augmented reality. Penelitian ini menggunakan model penelitian Research and Development (RnD) dan model pengembangan ADDIE yaitu analisis (analysis) desain (design) pengembangan (development) dan evaluasi (evaluastion). Dasar penggunaan model pengembangan ini karena model pengembangan ADDIE memiliki diagram alur yang sederhana serta mudah diikuti. Validasi dalam penelitian ini menggunakan validasi ahli materi dan ahli media. Sasaran dari penelitian ini adalah guru dan peserta didik dengan sampel uji coba kecil yang terdiri dari 20 peserta didik kelas 10 Program Keahlian Teknik Pemesinan SMKN 6 Malang. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa modul interaktif yang terintegrasikan dengan aplikasi augmented reality pada elemen gambar teknikmesin. Hasil validasi yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu validasi ahli media dengan persentase sebesar 90 27% yang dikategorikan sangat layak validasi ahli materi dengan persentase sebesar 95 45% yang dikategorikan sangat layak dan uji coba responden dengan persentase sebesar 89 16% yang masuk dalam kategori sangat layak.