UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Nilai-nilai pendidikan karakter dalam serat wulang reh / Kharisma Dwi Noviana

Noviana, Kharisma Dwi - Nama Orang;

Abstrak
Jawa merupakan salah satu suku di Indonesia yang mempunyai banyak keanekaragaman budaya. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki suku Jawa di bidang karya sastra. Karya sastra hasil suatu kebudayaan dicirikan dengan adanya suatu nilai didik moral estetika serta konsepsional. Penulis karya sastra Jawa biasanya disebut dengan Pujangga. Pakubuwana IV merupakan salah satu pujangga dari Surakarta yang karyanya masih eksis dan relevan pada saat ini. Salah satu karya dari Pakubuwana IV adalah Serat Wulangreh. Serat Wulangreh merupakan karya sastra yang di dalamnya berisi ajaran-ajaran serta nasehat yang berguna bagi kehidupan bermasyarakat. Hal-hal yang terkandung dalam Serat Wulangreh meliputi ajaran agama etika moral dan pandangan hidup yang kemudian dikembangkan dalam bentuk bait-bait tembang. Makna-makna yang terkandung dalam karya sastra tersebut masih sangat relevan diterapkan hingga saat ini sebab seiring dengan perkembangan zaman kerap membuat generasi penerus bangsa mengikuti arus perkembangan tersebut tanpa menyeleksi hal-hal yang mungkin jauh dari norma yang diterapkan di Indonesia. Sehingga diperlukan bekal agar generasi penerus bangsa tidak terjerumus dalam pengaruh buruk lingkungan. Warisan dari Paku Buwana IV tersebut sangat bermanfaat bagi generasi penerus bangsa sebab Indonesia dikenal sebagai bangsa yang penuh dengan kesantunan kelemah-lembutan beradab dan memiliki etika dan bermoral. Untuk itu Serat Wulangreh memiliki makna nilai-nilai dan etika yang dapat dimanfaatkan sebagai pedoman dalam menjalani hidup. Hal tersebut dapat dimanfaatkan pada bidang pendidikan terutama pada pembelajaran sejarah. Isi Serat Wulangreh terbagi dalam 13 lagu pupuh antara lain Dhandhanggula yang mengajarkan tentang dasar-dasar Islam Kinanthi yang mengajarkan tentang sopan santun dan menghormati orang tua Gambuh yang berisi tentang tata cara berperilaku Pangkur yang mengajarkan tentang upaya mengendalikan diri manusia Maskumambang yang berisi tentang tata cara berperilaku. mengajarkan tentang pentingnya saling menghormati sesama manusia Megatruh mengajarkan tentang ajaran menghargai seseorang dan keikhlasan kita dalam bekerja Durma yang berisi ajaran tentang pengendalian diri untuk menjaga perilaku yang baik Pucung yang mengajarkan tentang pentingnya menjaga keutuhan keluarga dan mendengarkan. untuk nasehat orang tua Mijil berisi ajaran untuk taat kepada pemerintah dan bersyukur Asmaradhana berisi ajaran tentang disiplin dalam bekerja dan keikhlasan dalam memegang kekuasaan Sinom mengajarkan untuk selalu menghargai sopan santun dan memilih hubungan Wirangrong berisi ajaran untuk selalu menghargai orang lain ketika berbicara dan Girisa yang berisi tentang ketaatan kepada orang tua.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2024.
Deskripsi Fisik
xii, 55 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
3606/RS/24
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. SERAT WULANGREH ( PAKUBUWANA IV ) - PENDIDIKAN KARAKTER
2. SERAT WULANGREH ( PAKUBUWANA IV ) - CHARACTER EDUCATION

Pembimbing
1. Daya Negri Wijaya, S.pd, M.a.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik