Tugas Akhir
Dumpling ikan salem asap dengan subtitusi sari selada air ( nasturtium officinale) / Alya Hayyu Nuzulla FAdlillah
Abstrak
Fadlillah Alya Hayyu Nuzulla. 2024. Dumpling Ikan Salem Asap Dengan Subtitusi Sari Selada Air ( Nasturtium Officinale). Tugas akhir Diploma 4 Tata Boga. Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Lismi Animatul Chisbiyah S. Pd. M. Pd. Ph. D. Kata kunci Dumpling Ikan Salem Asap Sari Selada Air Uji Hedonik. Ikan asap pada umumnya digunakan sebagai lauk pendamping nasi seperti mangut atau langsung dimakan dengan sambal dan nasi. Pemanfaatan ikan asap yang umumnya digunakan sebagai lauk dapat digunakan menjadi olahan camilan. Penggunaan ikan salem asap sebagai isian dumpling merupakan inovasi yang mana ikan salem kurang diminati diantara ikan asap lainnya seperti ikan tongkol ikan tenggiri ikan cakalang. Ikan salem asap diambil bagian daging dan dibumbui dengan bumbu khusus untuk menjadi isian dumpling. Dumpling merupakan salah satu jenis dari dimsum yang merupakan hidangan tradisional berasal Cina biasa dijumpai saat acara tertentu seperti Imlek. Penggunaan sari selada air sebagai pewarna alami belum banyak digunakan umumnya untuk mendapatkan pewarna hijau alami menggunakan bayam brokoli dan sawi. Selada air biasanya digunakan sebagai salad atau lalapan tujuan penggunaan selada air sebagai pewarna alami adalah selada air mudah dijumpai di pasar maupun toko sayur dan dijual dengan harga terjangkau. Sari selada air digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan kulit dumpling ikan salem asap sehingga dumpling berwarna hijau dan berbeda dengan dumpling pada umumnya. Sari didapatkan dengan cara memblansir selada air selama 15 detik lalu dihaluskan disaring dan menghasilkan sari selada air. Pada penelitian ini menggunakan uji hedonik diujikan kepada 50 panelis dengan 1 kali pengulangan menggunakan 2 sampel. Hasil dari penelitian ini diperoleh rerata hedonik tertinggi pada formulasi 30% yaitu rasa dengan rerata 4 3 aroma dengan rerata 4 16 dan tekstur dengan rerata 4 06. Pada formulasi 40% yaitu warna dengan rerata sebesar 4 04. Hasil dari uji t menyatakan formulasi 30% dan 40% tidak berbeda nyata.