Skripsi
Analisis keandalan sistem distribusi 20kv pada penyulang banjarejo dengan metode fmea (failure mode effect analysis) / RIKO FADILAH ALAM
Abstrak
Keandalan sistem distribusi merupakan kemampuan sistem untuk memberikan pasokan tenaga listrik yang cukup dengan kualitas yang memuaskan. Masalah umum yang sering terjadi pada jaringan sistem distribusi tenaga listrik adalah pada mutu kontinuitas dan ketersediaan daya listrik kepada konsumen. Peningkatan pada jaringan distribusi ini ditujukan untuk meningkatkan mutu penyaluran daya dan penyediaan dayanyam sehingga perlu dievaluasi keandalannya. Untuk mengetahui keandalan suatu sistem distribusi diperlukan suatu indeks keandalan. Indeks keandalan adalah suatu besaran yang merepresentasikan nilai dari suatu sistem distribusi. Indeks keandalan yang sering digunakan adalah SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) SAIDI (System Average Interruption Frequency Index). Setelah dilakukan penghitungan dengan metode FMEA ditambahkan dengan penerapan dari Loss Of Load Probability (LOLP) pada sistem distribusi pada Penyulang Banjarejo. Tujuan dari penggunaan metode ini adalah untuk menganalisis karakteristik desain relatif terhadap proses manufaktur yang direncanakan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan dam harapan pelanggan. Ketika mode kegagalan dapat diidentifikasi maka tindakan korektif dapat diambil untuk menghilangkan atau terus mengurangi potensi terjadinya kegagalan tersebut. Pada penelitian ini nilai SAIFI dan SAIDI sudah dapat memenuhi SPLN 68-2 1986. Nilai SAIFI yang baru setelah dilakukan penambahan Load Brake System Three Way menjadi 0 087 hingga 0 3605 kali/pelanggan/tahun dan nilai SAIDI menjadi 0 0301 hingga 0 6869 jam/pelanggan/tahun. Pada penerapan LOLP nilai LOLP menurun dari 5 687 hari/tahun menjadi 3 386 hari/tahun.