Skripsi
Produksi biofuel dari crude palm oil melalui proses catalytic cracking menggunakan katalis heterogen zn/zeolit alam teraktivasi / Muhammad Nabhan Kholish
Abstrak
Kebutuhan energi di Indonesia yang terus meningkat dan masih didominasi oleh bahan bakar fosil menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan sumber energi alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan. Salah satu energi alternatif yang berpotensi untuk dikembangkan adalah biofuel. Penelitian ini bertujuan untuk optimasi reaksi dan karakterisasi produk biofuel yang dihasilkan melalui proses catalytic cracking dari crude palm oil (CPO) menggunakan katalis Zn/Zeolit Alam Teraktivasi (Zn/ZAA). Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi (1) Preparasi katalis Zn/ZAA dengan melakukan modifikasi terhadap zeolit alam yang mencakup aktivasi secara fisika dan kimia serta impregnasi ion Zn sup2 dan karakterisasi katalis menggunakan XRD (2) Optimasi proses catalytic cracking dengan melakukan variasi konsentrasi ion Zn sup2 yang diimpregnasikan (1% 2% 3% w/w zeolit alam) serta persen berat katalis dalam reaksi (1% 3% 5% w/w CPO) dan (3) Karakterisasi sifat fisikokimia serta identifikasi senyawa penyusun produk biofuel menggunakan FTIR dan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zeolit alam yang digunakan memiliki struktur kristal yang terdiri dari campuran fasa mordenite heulandite clinoptilolite serta quartz (SiO ). Kondisi optimum dengan rendemen tertinggi diperoleh menggunakan katalis Zn-1%/ZAA dengan persen berat 3% w/w yaitu sebesar 44 97%. Analisis FTIR dan GC-MS menunjukkan bahwa biofuel terdiri dari senyawa golongan alkana alkena dan asam karboksilat dengan komponen utama yaitu nonana tridekana tetradekana 1-pentadekena pentadekana dan heptadekana. Biofuel yang dihasilkan terdiri dari fraksi gasoline (C -C ) sebesar 25 71% kerosene (C -C ) sebesar 19 00% dan diesel (C -C ) sebesar 55 28%. Sifat fisikokimia biofuel meliputi viskositas kinematik pada 40 deg C sebesar 1 295 cSt massa jenis sebesar 0 826 g/cm sup3 indeks bias sebesar 1 432 bilangan asam sebesar 54 21 mg KOH/g sampel bilangan iod sebesar 42 30 g iod/100g sampel dan positif terhadap uji pembakaran.