Skripsi
Analisis literasi sains calon guru ipa dalam kaitannya dengan identitas sains (science identity) / Jovano Andrew Listiandi
Abstrak
Literasi sains diartikan sebagai salah satu kemampuan yang diperlukan di abad 21. Literasi sains mempunyai peran penting bagi pendidikan terutama untuk siswa dalam memahami lingkungan kesehatan ekonomi sosial budaya dan teknologi. Science identity mempunyai acuan pada penafsiran siswa tentang siapa dia apa yang dia yakini apa yang mampu dia lakukan apa yang ingin dia lakukan dan menjadi siapa dia dalam kaitannya dengan sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi sains dan science identity dari calon guru IPA. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan partisipan penelitian mahasiswa calon guru IPA di beberapa Universitas di Jawa Timur. Pengambilan data literasi sains dan science identity menggunakan instrumen yang TOSLS (Test Of Scientific Literacy Skills) dan kuesioner yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Hubungan antara hasil literasi sains dan science identity dihitung melalui uji korelasi pearson product moment. Uji prasyarat yang digunakam untuk uji korelasi antara lain uji normalitas dan uji linearlitas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata literasi sains berada pada kategori kurang sekali dengan persentase rata-rata 44 03% sedangakan skor science identity berada pada level tinggi dengan skor 86. Hasil uji korelasi pearson product moment literasi sains dengan science identity menunjukkan tidak adanya korelasi karena nilai signifikansi kedua variabel tersebut sebesar 0 165 yang berarti lebih dari 0 05. Dengan demikian antara hasil literasi sains dengan science identity tidak memiliki hubungan. Lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan literasi sains yaitu dengan melibatkan semua aspek pendidikan baik pihak sekolah maupun instansi pendidikan lainnya untuk melakukan perbaikan tentang pemahaman literasi sains.