Skripsi
Pengembangan bahan ajar hidrolisis garam berbasis explicit scientific inquiry instruction (esii) untuk meningkatkan literasi sains siswa / Siti Yuliana Rahmawati
Abstrak
Literasi sains merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh siswa pada abad ke-21. Namun berdasarkan data Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2022 kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih dibawah rata-rata OECD. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan literasi sains siswa adalah menggunakan model pembelajaran Explicit Scientific Inquiry Instruction (ESII) yang dikembangkan dengan penggunaan bahan ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar hidrolisis garam berbasis ESII untuk meningkatkan literasi sains siswa yang layak menurut penilaian para ahli. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan R amp D (Research and Development) yang mengikuti model pengembangan ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu Analysis (Analisis) Design (Desain) Development (Pengembangan) Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Pada implementasinya penelitian pengembangan bahan ajar hanya dilakukan sampai pada tahap development (pengembangan). Uji validitas bahan ajar melibatkan satu dosen kimia Universitas Negeri Malang dan dua guru kimia SMA sedangkan uji keterbacaan melibatkan 23 siswa kelas XI IPA SMA Maarif Lawang. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) validitas bahan ajar hasil pengembangan adalah sangat tinggi (skor rata-rata 83 10%) dan (2) keterbacaan bahan ajar hasil pengembangan adalah sangat baik (skor rata-rata 90 14%). Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar hidrolisis garam berbasis ESII ini dapat dilanjutkan ke uji coba lapangan untuk mengetahui efektivitas bahan ajar hasil pengembangan dalam meningkatkan literasi sains siswa.