Skripsi
Pengaruh implementasi supervisi oleh kepala sekolah terhadap layanan bimbingan konseling di sekolah menengah pertama (smp) negeri se-kota malang / Berlian Ayu Safitri
Abstrak
Kualitas mutu pendidikan di Indonesia perlu dijaga secara berkelanjutan upaya yang dapat dilakukan adalah dengan quality control guna mengawasi segala proses dan komponen pendukungnya. Kepala sekolah secara garis besar memiliki peran sebagai edukator manager administrator supervisor leader inovator dan motivator atau biasa dikenal EMASLIM. Sebagai supervisor kepala sekolah harus mampu mengkoordinasikan segala kegiatan bersama dengan seluruh komponen didalamnya salah satunya adalah konselor. Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik mengajar membimbing mengarahkan melatih menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dalam konteks ini peran guru sebagai pembimbing dapat diimplementasikan dengan pelayanan bimbingan konseling. Layanan BK bertujuan untuk membantu siswa mencapai tujuan akademik mampu menentukan pilihan dengan bijak serta mampu bertanggungjawab pada diri dan lingkungan. Kepala sekolah sebagai pimpinan tertinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugasnya termasuk mengawasi dan memberikan supervisi terhadap berbagai aspek pendidikan termasuk bimbingan dan konseling. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri Se-Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Pengambilan data pada penelitian menggunakan instrumen penelitian berupa kuisioner atau angket penelitian dengan menggunakan skala likert 5 alternatif jawaban yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif uji prasyarat analisis diantaranya uji normalitas linieritas dan heteroskedastisitas dan uji hipotesis analisis regresi sederhana. Populasi penelitian sejumlah 108 dengan menggunakan seluruh populasi menjadi sampel sehingga total sampel penelitian sejumlah 108 responden guru BK di SMP Negeri se-Kota Malang. Hasil Penelitian yang diperoleh (1) variabel supervisi kepala sekolah berada dalam kategori baik yang artinya kepala sekolah telah menerapkan teknik supervisi baik secara individual maupun kelompok dengan baik (2) variabel layanan bimbingan konseling berada pada kategori sangat baik yang artinya pelayanan bimbingan konseling yang dilakukan guru BK di SMP Negeri se-Kota Malang sudah terlaksana dengan sangat baik (3) terdapat pengaruh positif implementasi supervisi kepala sekolah terhadap layanan bimbingan konseling di SMP Negeri se-Kota Malang. Saran berdasarkan hasil penelitian adalah (1) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang memberikan fasilitas pada sekolah dengan memberikan pelatihan dan pengembangan berfokus pada supervisi dan layanan bimbingan konseling (2) Kepala SMP Negeri se-Kota Malang membimbing dan memperbaiki kualitas layanan bimbingan konseling melalui peningkatan kualitas proses supervisi yang dilakukan (3) Guru SMP Negeri se-Kota Malang mempertahankan dan mengembangkan kompetensi dan keterampilan dalam memberikan layanan bimbingan konseling serta mengikuti beberapa pelatihan sehingga kompetensi dan profesionalitas guru BK meningkat dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta didik (4) Ketua Departemen Administrasi Pendidikan sering mengadakan berbagai kegiatan seminar kepada mahasiswa yang berkaitan dengan supervisi sebagai bekal dan ilmu tambahan bagi mahasiswa menyelesaikan suatu tugas dan pengalaman untuk kelak terjun di lapangan kerja (5) Mahasiswa Departemen Administrasi Pendidikan melakukan penelitian lebih lanjut terkait layanan lain dalam Pendidikan yang perlu diteliti bagaimana pengaruh supervisi terhadap hal tersebut (6) Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan permasalahan yang sama dengan menggunakan subjek atau metode penelitian yang berbeda dan memperbanyak variabel penelitian.