Skripsi
Pengembangan media pembelajaran adaptive learning berbasis website tripetto pada mata pelajaran dasar-dasar teknik jaringan komputer dan telekomunikasi kelas x smk / Sulaimi Hadi Kusuma
Abstrak
Dalam era digital pendidikan merujuk pada pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan mutu pembelajaran. Era digital mempengaruhi banyak aspek termasuk pendidikan. Pendekatan ini melibatkan penggunaan perangkat mobile komputer Internet serta perangkat lunak pendidikan khusus. Keuntungan penting dari pendidikan era digital merupakan aksesibilitas dan fleksibilitas dalam pembelajaran (Afif 2019). dasar-dasar teknik jaringan komputer dan telekomunikasi pada SMK menjadi semakin penting dalam menyiapkan siswa untuk menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin terhubung secara digital. Namun Sistem pembelajaran konvensional kurang sepadan dengan kemajuan teknologi informasi yang cepat saat ini. Metode pengajaran yang monoton terpusat pada guru tanpa variasi dapat menyebabkan kebosanan dan kejenuhan pada siswa (Fajar et al. 2018). Dalam mendukung Kurikulum Merdeka dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi guru perlu mempersiapkan media pembelajaran yang fokus pada materi inti serta pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Salah satu pendekatan yang dipakai merupakan media pembelajaran interaktif (Anggraeni et al. 2021). Dari observasi yang dilaksanakan peneliti saat melaksanakan program Asistensi mengajar didapatkan masalah seperti perbedaan kemampuan peserta didik sehingga sebagian peserta didik tertinggal dalam proses pembelajaran. Hal ini juga dibuktikan pada saat peneliti melaksanakan penilaian tugas hanya segelintir peserta didik yang mendapat nilai tinggi. Salah satu upaya yang dapat dilaksanakan merupakan pengembangan inovasi media pembelajaran yang menerapkan adaptive learning. Adaptive learning merupakan teknologi pembelajaran yang menyesuaikan pengalaman belajar dengan individu (Tseng et al. 2008). Teknologi ini memaksimalkan efektivitas pembelajaran dengan memanfaatkan data dari pengalaman belajar sebelumnya lalu menyesuaikan materi metode serta strategi pembelajaran sepadan kebutuhan masing masing individu. Penerapan adaptive learning dalam penelitian ini mengacu pada model adaptive content. Saat peserta didik salah media pembelajaran dengan adaptive content merespons dengan umpan balik dan panduan berdasarkan kesalahan peserta didik. Selain itu adaptive content juga membagikan materi tambahan dan menampilkan materi pembelajaran yang sepadan dengan kemampuan peserta didik (EdSurge 2016). Metode yang dipakai merupakan penelitian dan pengembangan dengan model penelitian ADDIE (Analysis Design Development Implementation Evaluation). Pengujian kelayakan media pembelajaran adaptif berbasis website yang dikembangkan memperoleh persentase rata-rata 80 77% dari penilaian ahli media dimana masuk dalam kategori ldquo valid rdquo dan 94 23% dari ahli materi dan dikategorikan ldquo sangat valid rdquo . Hasil dari pengujian kelompok besar dan kecil memperoleh memperoleh persentase rata-rata 81 02% yang masuk dalam kaetegori ldquo valid rdquo dan layak dipakai selain itu media pembelajaran adaptif memperoleh respons positif mengenai pemahaman peserta didik terhadap materi dan kemudahan peserta didik dalam mengoperasikan media.