Tesis
Studi korelasi antara dukungan sosial, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berkomunikasi, dan pengalaman prakerin dengan kesiapan kerja siswa Kelas XII SMK Jurusan Teknik dan bisnis sepeda motor di Kota Malang / Feby Salma Ayu Safitri
Abstrak
ABSTRAK Feby Salma Ayu Safitri. 2024. Studi Korelasi antara Dukungan Sosial Keterampilan Berpikir Kritis Keterampilan Berkomunikasi dan Pengalaman Prakerin dengan Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII SMK Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di Kota Malang. Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dr. Syarif Suhartadi M.Pd. (2) Marsono S.Pd.T. M.Pd Ph.D. SMK merupakan Sekolah Menengah Kejuruan yang mana peserta didiknya diarahkan untuk dapat terjun di dunia kerja setelah lulus dengan dibekali pengetahuan dan kompetensi yang sesuai dengan bidang keahliannya. Hal tersebut untuk meminimalisir ketidaksiapan peserta didik terjun di dunia kerja oleh karena itu peserta didik perlu meningkatkan beberapa aspek kesiapan kerja. Kesiapan Kerja siswa SMK dapat ditinjau dari beberapa aspek seperti dukungan sosial keterampilan berpikir kritis keterampilan berkomunikasi dan pengalaman prakerin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expost-facto yang bertujuan untuk mengetahui korelasi antara dukungan sosial keterampilan berpikir kritis keterampilan berkomunikasi dan pengalaman prakerin dengan kesiapan kerja siswa kelas XII jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di Kota Malang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 177 siswa yang pemilihan sampelnya menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa angket atau kuesioner dan nilai prakerin siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan uji hipotesis menggunakan uji korelasi sederhana (r) dan uji korelasi ganda (R). Uji asumsi klasik atau uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas uji linieritas uji multikolinieritas uji autokorelasi dan uji heteroskedastisitas. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara dukungan sosial dengan kesiapan kerja yang bernilai 0.615 terdapat korelasi antara keterampilan berpikir kritis dengan kesiapan kerja bernilai 0.625 terdapat korelasi antara keterampilan berkomunikasi dengan kesiapan kerja yang bernilai 0.613 terdapat korelasi antara pengalaman prakerin dengan kesiapan kerja nilainya sebesar 0.600. Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara dukungan sosial keterampilan berpikir kritis keterampilan berkomunikasi dan pengalaman prakerin dengan kesiapan kerja pada peserta didik kelas XII jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di Kota Malang dengan nilai signifikansi sejumlah 0.729. Sehingga untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa yaitu dapat dengan meningkatkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya.