Skripsi
Pengembangan aplikasi herbify terintegrasi ai menggunakan yolo v8 untuk pengoptimalan potensi herbal di indonesia / Ahmad Fajruddin Syauqi
Abstrak
Indonesia memiliki 80% dari total spesies tanaman obat di dunia dengan perkiraan terdapat sekitar 25.000-30.000 tanaman potensial. Namun akses terhadap informasi herbal masih minim yang mengakibatkan konsumsi dan distribusi produk herbal terbatas. Meskipun terdapat banyak platform digital yang menyediakan data herbal namun bentuk informasi yang disajikan tidak selalu sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk mengatasi tantangan tersebut dalam industri herbal di Indonesia para peneliti mengembangkan aplikasi terintegrasi kecerdasan buatan (AI) yang bernama Herbify. Aplikasi dibuat menggunakan metode Software Development Life Cycle Agile. Penggunaan metode ini dipilih untuk dapat memenuhi kebutuhan pengguna dengan pendekatan user-centered design. Dari penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi mobile dengan 2 fitur utama yakni lsquo Herbalpedia rsquo dan lsquo Scanherbal rsquo . Dari tiga metode pengukuran - matriks mAP usability test dan user experience questionnaire (UEQ) - diperoleh hasil positif. Model yang dilatih mencapai mAP sebesar 94.6% dengan waktu inferensi 0.07965 detik. Hasil usability test menunjukkan bahwa tidak ada misi yang tidak terselesaikan dengan rata-rata waktu penyelesaian 10 detik. Sedangkan hasil dari UEQ menunjukkan tingginya nilai kebergunaan kepercayaan dan kualitas informasi dari aplikasi. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa Herbify memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan potensi herbal di Indonesia secara efektif.