Tesis
Pengembangan e-modul etnomatematika batik berbasis pjbl untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar / Firman Cahyadi
Abstrak
Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh siswa. Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk menganalisis informasi memecahkan masalah dan membuat keputusan yang tepat. Pengembangan keterampilan berpikir kritis membentuk individu yang kuat dan mampu bertindak secara logis rasional kritis cermat efisien dan efektif. Kemampuan tersebut penting dikembangkan sejak usia dini sehingga siswa lebih rasional dalam berpikir. Saat ini teknologi telah menjadi bagian dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan modern. Produk elektronik menjadi lebih menarik bagi siswa dibandingkan dengan buku cetak. Media pembelajaran di sekolah menjadi berkembang dari modul cetak ke e-modul dengan menggunakan sistem berbasis elektronik. pembelajaran melalui e-modul lebih efektif dan mudah dipahami siswa. Untuk itu penggunaan modul elektronik (e-modul) bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan berpikir siswa karena penyajian materi lebih interaktif dan dinamis Berdasarkan wawancara dengan guru kelas IV SDN 3 Kauman siswa kelas IV memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah terutama pada mata pelajaran matematika. Kepala sekolah juga menambahkan bahwa hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti metode guru hanya menggunakan satu sumber belajar yaitu buku teks dan terbatasnya media pembelajaran di sekolah. Berdasarkan wawancara dengan 2 siswa dan perolehan nilai tes berpikir kritis dari 19 siswa kelas IV menunjukkan hasil kemampuan berpikir kritis yang rendah. Jika kondisi ini dibiarkan dan guru tidak mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran maka siswa kesulitan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya. Oleh sebab itu tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan e-modul etnomatematika batik yang valid praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Etnomatematika mengintegrasikan budaya dalam pembelajaran matematika untuk memahami matematika lebih baik dan menghilangkan kesulitan siswa. Batik dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran berbasis proyek dengan tema etnomatematika pada bangun datar. Motif batik dapat dihubungkan dengan materi kelas IV matematika. Etnomatematika penting diterapkan untuk membantu siswa mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari dan dapat diterapkan pada kurikulum merdeka sebagai bagian dalam pembelajaran serta program P5. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development dengan menggunakan model 4D yaitu Define (Pendefinisian) Design (Perancangan) Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Subjek uji coba kelompok kecil dalam penelitian ini adalah 10 siswa kelas IV SD Negeri 1 Sidorejo sedangkan subjek uji kelompok besar adalah 19 siswa kelas IV SD Negeri 3 Kauman. Objek dalam penelitian ini adalah kualitas e-modul untuk pembelajaran matematika yang dilihat dari hasil validitas praktikalitas dan efektivitas e-modul. Instrumen pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang mencakup wawancara angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hasil validasi ahli media memperoleh nilai 97% (sangat valid) dan ahli materi memperoleh nilai 99% (sangat valid) 2) hasil angket respon siswa memperoleh nilai 89 85% (sangat praktis) dan hasil angket respon guru memperoleh nilai 95% (sangat praktis) 3) efektifitas e-modul dapat dilihat pada hasil perhitungan uji t dimana nilai sig adalah 0 00 lt 0 05 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Rata-rata hasil pretest siswa sebesar 44 91 juga telah meningkat menjadi 74 56. Pada hasil tes juga didapatkan bahwa terjadi peningkatan pada semua indikator berpikir kritis siswa dimana yang paling banyak terdapat pada indikator interpretasi (94 74%) sedangkan peningkatan paling sedikit terdapat pada indikator inferensi (36 84%). Dari hasil perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah menggunakan e-modul etnomatematika batik. Dari hasil perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah menggunakan e-modul. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul etnomatematika batik berbasis PjBL dinyatakan valid praktis dan dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.