Skripsi
Deteksi cemaran sus scrofa pada pentol dengan gene detector cytochrome-b / Dian Anggoroeni Dwidjayanti
Abstrak
Pentol merupakan jajanan favorit berbagai kalangan yang terbuat dari campuran tepung dan sedikit daging. Seiring berkembangnya zaman tindakan kecurangan dalam pengoplosan daging sapi dengan babi hutan telah banyak terjadi. Namun hingga saat ini jarang ditemukan adanya produk pentol yang bersertifikasi maupun terlabelisasi halal. Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi cemaran Sus scrofa pada pentol yang tersebar di sekitar kampus Universitas Negeri Malang dengan gene detector cytochrome-b. Metode penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Prosedur penelitian diawali dengan isolasi dan uji kemurnian DNA amplifikasi routine PCR elektroforesis dan diakhiri visualisasi menggunakan UV transilluminator dan gel documentation. Sampel pentol yang digunakan berasal dari sekitar kampus Universitas Negeri Malang (UM) dengan kriteria ramai pembeli lokasi strategis dan diusulkan oleh responden yakni mahasiswa UM. Berdasarkan hasil analisis sampel pentol (P8) yang berlokasi di depan gerbang UM Jalan Surabaya terindikasi positif mengandung DNA Sus scrofa. Berdasarkan penjelasan pedagang adonan pentol tersebut didapatkan dari salah satu pasar tradisional di Kota Malang. Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih terdapat pentol sejenis yang belum teridentifikasi keberadaannya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat satu sampel pentol (P8) terindikasi positif mengandung DNA Sus scrofa sehingga para konsumen diharapkan waspada dan cermat dalam membeli jajanan pentol.