Tesis
Kontribusi pictorial based learning (PCBL) terhadap literasi sains dan motivasi belajar siswa pada materi ikatan kimia / Airiza Dian Luthfiana
Abstrak
Konsep kimia dapat dinyatakan melalui tiga level representasi yaitu makroskopis submikroskopis dan simbolik. Representasi makroskopis mencakup fenomena yang dapat diamati langsung seperti warna suhu dan bentuk. Representasi submikroskopis menggambarkan sifat materi dan proses kimia melalui partikel partikel kecil seperti atom molekul atau ion. Sedangkan representasi simbolik menggunakan simbol dan ikon untuk menggambarkan komposisi dan reaksi kimia. Visualisasi sangat penting dalam memahami ketiga level tersebut. Visualisasi dalam pengajaran sains membantu siswa menghubungkan level submikroskopik dengan konsep kimia yang lebih utuh. Namun banyak siswa kesulitan memahami konsep submikroskopik dan lebih cenderung berhasil dalam menjawab pertanyaan algoritmik dibandingkan pertanyaan bergambar. Kesulitan ini sering disebabkan oleh ketidakmampuan siswa mengidentifikasi informasi yang relevan dari representasi visual. Penting untuk menyertakan penjelasan detail dalam gambar grafik dan tabel dalam buku teks untuk membantu siswa memperoleh informasi konseptual yang akurat. Kurangnya karakteristik visual representation (VR) dapat menyebabkan miskonsepsi baik bagi siswa maupun guru. Pictorial Based Learning (PcBL) adalah metode pengajaran yang berfokus pada representasi visual dari konsep kimia. Metode ini meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep submikroskopik dan simbolik. Pembelajaran berbasis gambar cocok untuk materi seperti ikatan kimia yang berkaitan dengan aspek partikulat dan sering kali sulit dipahami oleh siswa. Ikatan kimia merupakan materi yang cocok diajarkan dengan Pictorial Based Learning (PcBL) karena kontennya yang abstrak seperti struktur atom dan cara reaksi dengan atom lain seringkali sulit dipahami siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen untuk mengukur pemahaman literasi sains siswa dan dampak Pictorial Based Learning (PcBL) terhadap literasi sains serta motivasi belajar pada topik ikatan kimia. Penelitian melibatkan dua kelas XI dari sebuah SMA di Surabaya dengan satu kelas sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan Pictorial Based Learning (PcBL) dan kelas lainnya sebagai kelompok kontrol dengan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Pictorial Based Learning (PcBL) lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa dibandingkan metode tradisional. Penilaian awal mengindikasikan bahwa kedua kelas memiliki dasar kemampuan yang hampir sama sebelum diberikan perlakuan. Hasil ini memperkuat dasar bahwa setiap perubahan yang terjadi setelah perlakuan adalah hasil dari metode pembelajaran yang viii diterapkan sehingga penelitian dapat melanjutkan dengan evaluasi pengaruh metode Pictorial Based Learning (PcBL) terhadap literasi sains dan motivasi belajar siswa. Kelas eksperimen yang menggunakan Pictorial Based Learning (PcBL) menunjukkan tingkat pencapaian yang lebih tinggi dalam aspek menjelaskan fenomena secara ilmiah mengevaluasi dan merancang penelitian ilmiah serta menafsirkan data dan bukti ilmiah. Pictorial Based Learning (PcBL) memberikan visualisasi yang lebih jelas dan menarik bagi siswa meningkatkan kemampuan mereka dalam mengaitkan konsep-konsep kimia dengan pengalaman nyata serta meningkatkan keingintahuan dan motivasi belajar mereka. Penggunaan metode Pictorial Based Learning (PcBL) terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan nilai rata-rata motivasi belajar di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Pendekatan pembelajaran berbasis visual ini menawarkan pengalaman belajar yang lebih interaktif membantu siswa memahami konsep yang rumit dengan lebih mudah dan meningkatkan minat mereka dalam belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pictorial Based Learning (PcBL) adalah metode yang efektif dalam meningkatkan pemahaman literasi sains dan motivasi belajar siswa memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pembelajaran di bidang kimia