Tesis
Evaluasi keterlambatan proses pengadaan barang dan jasa konstruksi sumber dana pinjaman hibah luar negeri / phln (studi kasus: pembangunan Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan sumber dana dari Saudi Fund for Development / SFD loan no. 10/739) / Budi Setiawan
Abstrak
Salah satu pembiayaan pelaksanaan pekerjaan konstruksi adalah pembiayaan yang menggunakan sumber dana pinjaman hibah luar negeri/PHLN. Jenis pembiayaan model seperti ini selalu memiliki pedoman/guideline atau aturan yang ditetapkan oleh pihak pemberi pinjaman/lender. Pedoman pelaksanaan pengadaan yang dibuat oleh pihak lender ini terkadang tidak sejalan dengan peraturan pengadaan barang dan jasa yang ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi sejauh mana pengaruh kolaborasi peraturan pengadaan jasa konstruksi di Indonesia dengan guideline lender serta mencari faktor penyebab progress pelaksanaan lelang konstruksi menjadi lebih lama atau terlambat penyelesaiannya. Metode penelitian ini menggunakan identifikasi terhadap instrumen variabel dan indikator yang dimiliki peneliti dari data primer dan sekunder yang diperoleh untuk selanjutnya dikembangan menjadi dan diolah menggunakan software Nvivo 12. Dari hasil olah data selanjutnya akan dilakukan confirmability terhadap hasil wawancara. Dari hasil olah data dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab proses pengadaan ini menjadi terlambat penyelesaiannya. Faktor pertama adalah dibutuhkan waktu lebih untuk melakukan kolaborasi peraturan pengadaan di Indonesia dengan pedoman dari lender yang kedua faktor pengalaman pelaku pengadaan barang dan jasa sumber dana PHLN faktor ketiga adalah faktor komunikasi antar stakeholder terkait dan keempat adalah faktor budaya yang dimiliki oleh negara lender.