Skripsi
Pengembangan e-modul menemukan ide pokok berbasis model circ untuk siswa kelas V di SDN 2 Ngantru / Farah Nabilah Asy\'ari
Abstrak
Pembelajaran bahasa Indonesia dapat menambah kecakapan dan keterampilan dalam berkomunikasi. Salah satu tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu untuk memperoleh keterampilan membaca. Dalam meningkatkan keterampilan membaca dapat diperoleh melalui teks bacaan sehingga peserta didik perlu memahami isi dalam sebuah teks. Untuk mewujudkan pembelajaran yang baik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia masih memiliki beberapa permasalahan. Salah satunya adalah keterbatasan bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terutama pada materi ide pokok. Hal ini membuat siswa merasa kesulitan dalam menemukan ide pokok dari teks bacaan. Terdapat beberapa macam bahan ajar seperti modul handout buku LKS dan lain sebagainya. Pada penelitian ini dikembangkan bahan ajar E-modul sebagai bahan ajar tambahan pada materi menemukan ide pokok di kelas V. Selain itu penggunaan model pembelajaran dapat membantu meningkatkan proses belajar yang efektif. Penggunaan model pembelajaran CIRC sesuai dengan materi menemukan ide pokok yang dilakukan secara berkelompok dapat meningkatkan pemahaman membaca dan menjadi lebih aktif dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Pengembangan E-modul berbasis model CIRC didasarkan pada analisis kebutuhan yang ada di sekolah seperti guru memiliki bahan ajar yang masih terbatas siswa menyukai hal-hal yang berhubungan dengan digital siswa lebih senang ketika belajar dengan teman dan siswa masih bingung dalam menemukan ide pokok. E-modul dikembangkan berisi materi menemukan ide pokok latihan soal tes akhir dan panduan guru. Penelitian dan pengembangan memiliki tujuan untuk menghasilkan e-modul menemukan ide pokok berbasis model CIRC yang valid menurut ahli materi ahli media dan praktis serta menarik bagi guru dan siswa. Research and Development (R amp D) semacam ini diterapkan dalam pengembangan e-modul menemukan ide pokok di kelas V SDN 2 Ngantru. Model ADDIE dengan lima tahapan meliputi analisis (analyze) desain (design) pengembangan (development) implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluate) adalah model penelitian yang digunakan. Hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan nilai validasi dari ahli materi sebesar 96% (sangat valid) dari ahli bahan ajar sebesar 89 41% (sangat valid) dan dari guru sebesar 88 52% (sangat valid). Hasil uji kepraktisan sebesar 88 6% dengan kategori sangat praktis dan hasil uji kemenarikan sebesar 89% dengan kategori sangat menarik. Dapat sisimpulkan bahwa pengembangan e-modul menemukan ide pokok berbasis model CIRC yang dinilai praktis dan menarik oleh pengguna (guru dan siswa) serta valid oleh ahli materi bahan ajar dan guru.