Skripsi
Tomboan dan situs petirtaan ngawonggo sebagai sumber inspirasi penciptaan motif batik tulis pada udeng lembaran / Arya Pratama
Abstrak
Terdapat berbagai macam peninggalan budaya berupa artefak di Kabupaten Malang seperti candi petirtaan arca dan benda-benda kuno. Namun tidak semua peninggalan tersebut diketahui oleh masyarakat secara luas. Salah satunya adalah situs arkeologi yang terletak di Desa Ngawonggo Kecamatan Tajinan yaitu Situs Petirtaan Ngawonggo. Keberadaan serta keunikan Situs Petirtaan Ngawonggo perlu untuk diketahui oleh Masyarakat luas agar keberadaannya tetap Lestari. Untuk mengenalkan Situs Petirtaan Ngawonggo pengelola membuat tempat wisata edukasi budaya bernama Tomboan. Kepedulian terhadap tradisi serta pengenalan budaya yang dilakukan oleh pengelola Tomboan dan Situs Petirtaan Ngawonggo menginspirasi pengkarya untuk ikut serta mengenalkan warisan budaya. Hal tersebut menginspirasi ide/gagasan dalam menciptakan motif batik tulis. Penulis memvisualisasikan relief pada dinding petirtaan serta tradisi yang dilakukan oleh pengelola Tomboan. Hasil visualisasi tersebut dijadikan motif batik tulis yang diterapkan untuk udeng lembaran. Artikel ini menjabarkan konsep proses kreatif serta hasil karya batik tulis. Proses penciptaan ini menggunakan metode Alma Hawkins dengan tiga tahap yaitu eksplorasi improvisasi dan perwujudan. Dari konsep tersebut pencipta menghasilkan enam karya batik tulis berupa udeng lembaran. karya tersebut berjudul Urip Urup Umpak Jiwo Ngangsu Tuyo Tomboan Abang Suguhan dan Dolanan. Judul karya diambil dari Bahasa Jawa yang merupakan Bahasa dari budaya yang dijadikan sumber inspirasi penciptaan motif batik tulis udeng lembaran.