Skripsi
Analisis gross motor skill siswa autism spectrum disorder usia 6-10 tahun di SLB Autis Laboratorium UM / Ezra Pratama
Abstrak
Perkembangan Gross Motor Skill (GMS) penting untuk dilatih agar mendapat berbagai manfaat bagi anak autis. Manfaat dari GMS yang baik yaitu peningkatan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari kebugaran fisik dan percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif kondisi GMS siswa autism spectrum disorder usia 6-10 tahun di SLB Autis Laboratorium UM. Metode pada penelitian ini menggunakan survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel ditentukan menggunakan purposive sampling dimana peneliti sudah menentukan berdasarkan pertimbangan tertentu pada populasi yang akan menjadi sampel penelitian. Pada penelitian ini sampel yang digunakan berasal dari 14 siswa SLB Autis Laboratorium UM dan 43 siswa dari SDN Sumbersari 2 sebagai data pendukung dengan total keseluruhan 57 siswa. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2) yang menilai keterampilan motorik kasar anak usia 3-10 tahun pada aspek lokomotor dan objek kontrol. Hasil pada penelitian analisis kondisi gross motor skill usia 6-10 tahun siswa autis di SLB Autis Laboratorium UM memperoleh kategori sangat kurang. Hal tersebut berdampak pada perkembangan siswa dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga guru perlu merancang program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa autis untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar serta mengevaluasi efektivitas program dan intervensi yang telah diterapkan. Untuk kedepannya peneliti yang hendak melakukan penelitian serupa dapat melakukan penelitian lebih mendalam secara studi kualitatif untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi GMS siswa autis dan dapat menggunakan instrumen pengukuran lain guna untuk melihat konsistensi hasil yang sesuai.