Skripsi
Pengembangan modul ajar larutan penyangga berbasis learning cycle-5e berkonteks socioscientific issues dan sustainable development goals-air bersih dan sanitasi layak / Fisky Ayudya Citra Pramudita
Abstrak
Ketercapaian agenda global ditentukan oleh setiap individu. Setiap individu memerlukan keterampilan pengetahuan nilai dan sikap. Upaya strategis dapat dilakukan melalui ESD (Educational Sustainable Development). ESD dapat diintegrasikan melalui kurikulum merdeka dengan membutuhkan perangkat pembelajaran salah satunya adalah modul ajar. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam penerapan ESD adalah socioscientific issues (SSI). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ajar larutan penyangga berorientasi socioscientific issues dan sustainable development goals-air bersih dan sanitasi layak yang layak serta mengetahui kesadaran siswa mengenai sdgs-air bersih dan sanitasi layak sebelum dan setelah diberikan modul ajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analyze design development implementation dan evaluation) namun terbatas sampai development. Subjek penelitian adalah siswa SMAN 1 Purwosari semester genap tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari 30 siswa XI MIPA B1 (untuk uji keterbacaan) dan 30 siswa XI MIPA B2 (untuk uji kesadaran). Instrumen penelitian ini terdiri dari pedoman wawancara dan angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif statistika inferensial dan deskriptif kualitatif. Hasil pengembangan berupa modul ajar larutan penyangga berbasis learning cycle-5e berkonteks socioscientific issues dan sustainable development goals-air bersih dan sanitasi layak yang sangat layak dengan rata-rata persentase sebesar 86 46% (sangat valid) pada aspek isi dan media dan 89 24% (sangat baik) pada aspek keterbacaan. Selain itu juga terdapat perbedaan signifikan pada kesadaran SDGs-Air Bersih dan Sanitasi Layak siswa sebelum dan setelah diberikan modul ajar dengan perolehan N-Gain Score pada kategori sedang di masing-masing domain. Adapun untuk penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji efektivitas dari modul ajar yang dikembangkan.