Skripsi
Analisis dual-process siswa dalam menyelesaikan soal pola bilangan dan scaffolding-nya / Ganis Irma Firnanda
Abstrak
Teori dual-process menyatakan bahwa terdapat dua jenis proses mental yaitu Sistem 1 dan Sistem 2. Pemikiran yang hanya melibatkan Sistem 1 seringkali merugikan siswa apabila dibutuhkan jawaban akurat. Jawaban akurat juga dibutuhkan siswa saat mengerjakan soal pola bilangan. Namun masih terdapat siswa yang mengalami kesalahan saat menyelesaikan soal pola bilangan akibat aktifnya Sistem 1. Lebih lanjut terdapat alternatif untuk mengatasi kesalahan siswa yang disebut dengan scaffolding. Penelitian yang berfokus pada aktifnya proses mental secara umum dalam menyelesaikan soal pola bilangan belum ada yang berfokus pada bagaimana scaffolding dapat membantu subjek dalam memperbaiki kesalahannya. Penelitian terkait hal tersebut penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kerugian saat dibutuhkan jawaban akurat dari siswa. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dual-process siswa dalam menyelesaikan soal pola bilangan dan scaffolding dalam mendukung dual-process siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus. Subjek penelitian ini adalah dua siswa sekolah menengah atas kelas 10. Jawaban tertulis subjek hasil rekaman wawancara dan catatan peneliti digunakan sebagai dasar untuk mengkaji dual-process subjek dan scaffolding-nya. Terdapat tiga temuan dari penelitian ini. Pertama subjek cenderung mengaktifkan Sistem 1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan. Kedua kesalahan terjadi akibat kecenderungan subjek terhadap salah satu proses mental yaitu Sistem 1. Ketiga scaffolding dalam bentuk pertanyaan dan petunjuk oleh peneliti mendukung aktifnya Sistem 2 subjek sehingga membantu subjek memperbaiki kesalahannya saat menyelesaikan soal pola bilangan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kecenderungan pengaktifan Sistem 1 oleh siswa dapat menimbulkan kerugian. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran diperlukan strategi yang mendukung siswa untuk mengoptimalkan penggunaan kedua proses mental. Pelatihan guru yang berfokus pada strategi pembelajaran yang mendukung siswa untuk mengoptimalkan penggunaan kedua proses mental perlu diselenggarakan secara rutin.