Skripsi
Karakteristik biobriket arang sekam padi menggunakan perekat eceng gondok dengan penambahan grafit pada tekanan densifikasi 50 MPA dan 25 MPA / Dzulfikar Johan Akbar
Abstrak
Biomassa adalah bahan organik yang berasal dari tumbuhan hewan atau organisme hidup lainnya. Pemanfaatan biomassa salah satunya dengan membuat biobriket. Biobriket adalah bahan bakar padat yang terkompresi dan memiliki kemampuan untuk mempertahankan nyala api lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi rasio penambahan grafit serta tekanan densifikasi terhadap sifat fisik sifat kimia morfologi komposisi elemen kepadatan kestabilan ketahanan terhadap pecah ketahanan terhadap air laju pembakaran dan residu pembakaran dalam pembuatan biobriket dari arang sekam padi (CRH) dan eceng gondok (EC) dengan penambahan grafit. Rancangan penelitian dimulai dari pembuatan biobriket arang sekam padi ndash eceng gondok dengan penambahan grafit dengan variasi rasio campuran 1% 3% 5% dan tekanan densifikasi 25 dan 50 MPa. Sampel biobriket dilakukan pengujian antara lain proximate analysis ultimate analysis SEM-EDX density stability shatter index water resistance dan atmosphere combustion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biobriket arang sekam padi ndash eceng gondok dengan penambahan grafit dapat digunakan sebagai bahan bakar karena memiliki karakteristik yang dibutuhkan sebagai bahan bakar berdasarkan pengujian proximate dan ultimate. Analisis FTIR mengungkapkan bahwa material grafit dalam biobriket menunjukkan berbagai gugus fungsional termasuk C mdash H aromatik C C dan O mdash H yang meningkatkan kekuatan adhesi dan sifat pembakaran. Hasil mechaninal test menunjukkan bahwa penambahan grafit meningkatkan stabilitas kepadatan dan ketahanan air biobriket serta mengurangi porositas yang berdampak pada laju pembakaran dan ketahanan terhadap dampak mekanis.