Skripsi
Pengaruh suhu annealing terhadap sifat magnetik nanokomposit Fe3O4/activated carbon menggunakan metode hidrotermal / Elzha Tri Rahwanti
Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh suhu annealing terhadap sifat magnetik nanokomposit Fe3O4/AC yang disintesis menggunakan metode hidrothermal. Nanokomposit Fe3O4/AC dipilih karena kombinasi antara sifat magnetik Fe3O4 yang stabil dan porositas tinggi AC yang dapat digunakan dalam berbagai bidang seperti adsorpsi katalisis dan biomedis. Metode hidrotermal dipilih karena dapat menghasilkan partikel dengan ukuran dan morfologi yang seragam. Pada penelitian ini serangkaian suhu annealing yang berbeda diterapkan untuk menentukan pengaruhnya terhadap morfologi struktur kristal dan sifat magnetik nanokomposit yang dihasilkan yaitu pada suhu 100 deg C 250 deg C 400 deg C dan 550 deg C. Karakterisasi dilakukan menggunakan XRD UV VIS FTIR dan VSM. Berdasarkan karakterisasi XRD menunjukkan bahwa penigkatan suhu annealing akan memicu terjadinya oksidasi yang akan mengubah fasa Fe3O4. Berdasarkan karakterisasi FTIR menunjukkan menunjukkan bahwa variasi suhu annealing mempengaruhi ketajaman pada puncak serapan gugus fungsi. Hasil karakterisasi UV VIS menunjukkan bahwa treatment suhu annealing membuat material dapat lebih banyak menyerap cahaya pada panjang gelombang yang lebih panjang. Karakterisasi VSM menunjukkan bahwa peningkatan suhu annealing mebuat respons material terhadap medan magnet eksternal melemah karena terjadinya perubahan fasa.