Skripsi
Hubungan dukungan manajerial dan lingkungan fisik bengkel terhadap prestasi belajar praktik pemesinan bubut siswa Kelas xi SMK Negeri 6 Malang / Dias Sandakila
Abstrak
Pendidikan kejuruan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi tempat dalam mengembangkan dan menghasilkan tenaga terampil tingkat menengah guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Prestasi siswa dalam kejuruan merupakan peranan penting yang harus di kembangkan agar terciptanya calon tenaga kerja yang berkompeten. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi siswa seperti dukungan manajerial dan lingkungan fisik bengkel. SMK Negeri 6 Malang sendiri penelitian ini bertujuan sebagai berikut (1) Mengetahui hubungan lingkungan fisik bengkel terhadap prestasi belajar praktik pemesinan bubut siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang (2) Mengetahui hubungan dukungan manajerial terhadap prestasi belajar praktik pemesinan bubut siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang dan (3) Mengetahui hubungan dukungan manajerial dan lingkungan fisik bengkel terhadap prestasi belajar praktik pemesinan bubut siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang. Kebaruan dari penelitian ini adalah sedikitnya peneliti yang meneliti pada variabel dukungan manajerial dan lingkungan fisik bengkel terhadap prestasi belajar praktik pemesinan bubut siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian expost facto. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah dukungan manajerial dan lingkungan fisik bengkel sebagai variabel bebas serta prestasi belajar praktik pemesinan bubut sebagai variabel terikat. Target penilitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang. Pengambilan data menggunakan metode dokumentasi dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan program SPSS dengan metode statistika inferensial khususnya statistik parametrik terdapat uji persyaratan analisis yang harus terpenuhi meliputi uji normalitas uji linearitas dan uji homogenitas. Kemudian uji hipotesis menggunakan teknik korelasi produk moment untuk mengetahui derajat keeratan hubungan dua variabel yang secara parsial dan teknik korelasi berganda yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana derajat hubungan antara dua variabel bebas (X1 dan X2) dengan variabel terikat (Y) secara simultan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa koefisien korelasi dukungan manajerial (X1) yang terdapat signifikansi 0 000 yang dapat diterima karena signifikansi lebih dari 0 05. Terbukti bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara dukungan manajemen dan prestasi belajar praktik pemesinan bubut. nilai koefisien korelasi antara lingkungan fisik bengkel (X2) dengan signifikansi 0 000 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan fisik bengkel dan prestasi belajar praktik pemesinan bubut. Koefisien ini diterima karena signifikansi lebih dari 0 05. Hubungan antara dukungan manajerial dan lingkungan fisik bengkel dengan prestasi belajar praktik pemesinan memiliki signifikansi angka sebesar 0 000. Dari data tersebut menunjukkan bahwa adanya korelasi antara dukungan manajerial dan lingkungan fisik bengkel dengan pretasi belajar karena X lt 0 05 (0 000 lt 0 05).