Skripsi
Analisis problematika guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada proses pembelajaran / Novela Hayunda Purbadianti
Abstrak
Sekolah sebagai tempat pengimplementasian kurikulum harus mampu memahami dan mengaplikasikan kurikulum secara optimal. Karena itu guru harus bisa mengimplementasikan kurikulum dalam satuan pendidikan secara tepat dan mendalami kurikulum yang berlaku supaya tujuan pendidikan dapat tercapai. Namun pada kenyataan di lapangan perubahan kurikulum sering kali menimbulkan persoalan baru sehingga pada perubahan kurikulum ini sekolah sebagai penyelenggara proses pendidikan formal dituntut untuk lebih mengetahui dan memahami isi dan tujuan kurikulum baru. Kurikulum merdeka merupakan salah satu bentuk kurikulum baru yang diciptakan untuk mendukung visi pendidikan Indonesia yakni sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran yang sempat mengalami kemunduran selama masa pandemi yang memberikan kebebasan ldquo Merdeka Belajar rdquo pada pelaksana pembelajaran. Pada implementasi kurikulum merdeka banyak problematika yang ditemukan oleh guru maupun pihak sekolah. Alasannya karena sekolah belum siap dalam menjalankan kurikulum baru ini. Memang penerapan kurikulum ini bergantung kepada kesiapan sekolah tetapi berkaca pada pergantian kurikulum sebelumnya pada akhirnya pemerintah mengharuskan sekolah menerapkan kurikulum. Pada penelitian ini penulis akan menganalisis problematika apa saja yang dihadapi oleh guru kelas I dan IV dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan upaya apa saja yang sudah dilakukan oleh guru kelas I dan IV di SDN 1 Gador dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kurikulum merdeka diterapkan di sekolah ini dan untuk mengetahui problematika yang dialami beserta upaya yang dilakukan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SDN 1 Gador. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini observasi yang dilakukan yaitu dengan datang ke lapangan untuk melakukan pengamatan secara langsung terhadap pelaksanaan kurikulum merdeka pada pembelajaran. Kemudian untuk wawancara pada penelitian ini menggunakan jenis wawancara semi tersruktur (Semistructure Interview). Metode ini memungkinkan pertanyaan baru muncul karena jawaban yang diberikan oleh narasumber sehingga selama sesi berlangsung penggalian informasi dapat dilakukan lebih mendalam. Selanjutnya peneliti menggunakan metode dokumentasi untuk melengkapi data-data yang penelitian yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka sudah mulai diterapkan di SDN 1 Gador dan sampai saat in sudah berjalan dua tahun. Kurikulum Merdeka di SDN 1 Gador dilaksanakan secara bertahap. Dalam penerapannya terdapat problematika yang dihadapi oleh guru kelas dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut dalam perencanaan pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Adapun problematika yang dialami pada perencanaan adalah Kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran kesulitan dalam menentukan metode dan strategi pembelajaran yang tepat bagi siswa. Adapun problematika dalam pelaksanaan pembelajaran yakni kesulitan dalam memperoleh referensi terkait pelaksanaan merdeka belajar kesulitan dalam menentukan strategi pembelajaran untuk siswa yang membutuhkan bimbingan lebih dan kesulitan dalam membuat media pembelajaran karena minimnya penguasaan IT. Kemudian problematika yang dihadapi pada evaluasi pembelajaran adalah guru belum maksimal dalam menggunakan asesmen yang sesuai dengan kurikulum merdeka kesulitan dalam menentukan bentuk asesmen dan kesulitan dalam membuat instrument penilaian.