Skripsi
Hubungan antara pola asuh dan self awareness dengan perencanaan karier siswa SMA Islam Kepanjen Kabupaten Malang / Selfi Puspadiani Prameswari
Abstrak
Perencanaan karier adalah proses identifikasi diri dan langkah yang akan diambil sebagai persiapan dalam mencapai tujuan karier yang diinginkan. Pada perencanaan karier terdapat aspek pengetahuan diri yang dapat dicapai dengan melakukan kesadaran diri (self awareness). Selain itu terdapat faktor eksternal yang dapat mempengaruhi perencanaan karier yaitu pola asuh orang tua. Tujuan dari penelitian adalah (1) untuk mengetahui hubungan antara pola asuh dan perencanaan karier (2) untuk mengetahui hubungan antara self awareness dengan perencanaan karier dan (3) untuk mengetahui hubungan secara simultan antara pola asuh dan self awareness dengan perencanaan karier siswa SMA Islam Kepanjen Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Islam Kepanjen sebanyak 150 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 105 orang. Data diperoleh dengan menggunakan skala pola asuh skala self awareness dan skala perencanaan karier. Skala tersebut telah memenuhi uji validitas dengan r tabel le 0 361 dan uji reliabilitas alpha ge 0 600. Data dianalisis deskriptif dengan menghitung persentase siswa pada kategori tinggi sedang dan rendah. Pada analisis korelasi menggunakan uji korelasi product moment dan uji korelasi ganda yang dibantu dengan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara pola asuh dan perencanaan karier dengan nilai korelasi sebesar 0 284 dan nilai signifikansi sebesar 0 003 lt 0 05. Terdapat hubungan positif antara self awareness dengan perencanaan karier dengan nilai korelasi sebesar 0 696 dan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05. Berdasarkan uji korelasi ganda menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh dan self awareness dengan perencanaan karier dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0 712 dengan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05. Setelah mengetahui hubungan antara pola asuh dan self awareness dengan perencanaan karier peneliti dapat memberikan saran (1) bagi guru BK dapat menjadi sumber informasi dalam memberikan layanan kepada peserta didik yang akan merencanakan karier (2) bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan referensi dan dasar teori pendukung untuk meneliti variabel lain yang berhubungan dengan perencanaan karier selain pola asuh dan self awareness.