Disertasi
Pengaruh literasi digital, berpikir kreatif dan efikasi diri terhadap kemampuan mendesain pembelajaran pada mahasiswa program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah / Uswatun Hasanah
Abstrak
Kajian ini didasarkan pada pentingnya literasi digital berpikir kreatif dan efikasi diri bagi guru maupun calon guru untuk mendesain pembelajaran secara baik. Literasi digital melibatkan kemampuan penggunaan teknologi perangkat informasi komunikasi serta penerapannya untuk meningkatkan berpikir kreatif. Literasi digital dan berpikir kreatif dapat menunjang kompetensi profesional calon pendidik apabila disertai dengan efikasi diri yang kuat. Secara konseptual literasi digital berpikir kreatif dan efikasi diri saling memberikan dampak pada keberhasilan sebuah pembelajaran dimana keberhasilan sebuah pembelajaran ditentukan oleh keberhasilan pembuatan desain pembelajaran. Oleh karena itu perlu adanya kajian yang dapat membuktikan hubungan simultan antara keempat variabel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan level kemampuan mahasiswa pada setiap variabel (2) mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan langsung literasi digital terhadap berpikir kreatif (3) mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan langsung literasi digital dan berpikir kreatif terhadap efikasi diri (4) mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan tidak langsung literasi digital terhadap efikasi diri melalui berpikir kreatif (5) mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan tidak langsung literasi digital terhadap kemampuan mendesain pembelajaran melalui berpikir kreatif (6) mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan tidak langsung literasi digital dan berpikir kreatif terhadap kemampuan mendesain pembelajaran melalui efikasi diri (7) mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan langsung literasi digital berpikir kreatif dan efikasi diri terhadap kemampuan mendesain pembelajaran Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk causal explanation. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa PGMI Semester V di UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung sebanyak 196 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan melalui instrumen kuesioner yang disebarkan secara online melalui google form. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel eksogen yakni literasi digital dan berpikir kreatif satu variabel intervening yakni efikasi diri dan satu variabel endogen yakni kemampuan mendesain pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui dua cara. Pertama analisis data untuk menentukan level kemampuan pada setiap variabel menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Kedua analisis untuk uji hipotesis menggunakan model Structural Equation Model (SEM) dengan aplikasi Smart PLS versi 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) level kemampuan mahasiswa PGMI UIN SATU Tulungagung pada semua variabel rata-rata berada pada level sedang (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital (X1) dengan berpikir kreatif (X2) (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital (X1) dan berpikir kreatif (X2) terhadap efikasi diri (Z) (4) terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital (X1) dengan efikasi diri (Z) melalui berpikir kreatif (X2) (5) tidak terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital (X1) dan kompetensi mendesain pembelajarn (Y) melalui berpikir kreatif (X2) (6) terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital (X1) berpikir kreatif (X2) dan kemampuan mendesain pembelajaran (Y) melalui efikasi diri (Z) (7) terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital (X1) dan efikasi diri (Z) terhadap kompetensi mendesain pembelajarn (Y) dan tidak ada hubungan positif dan signifikan antara berpikir kreatif (X2) dengan kompetensi mendesain pembelajarn (Y). Temuan ini merekomendasikan kebijakan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam literasi digital dan efikasi diri untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mendesain pembelajaran. Temuan tentang indikator yang paling berpengaruh di setiap variabel dan hubungan antar variabel dapat menjadi acuan strategis dalam mengembangkan kurikulum dan pembelajaran yang adaptif untuk meningkatkan literasi digital berpikir kreatif efikasi diri dan kemampuan mendesain pembelajaran mahasiswa.