Tesis
Pengaruh keterampilan critical thinking, communication, collaboration, and creativity (4c) guru terhadap prestasi kerja melalui motivasi kerja guru sma negeri daerah pinggiran Kabupaten Malang / Yazid Al Basthomi
Abstrak
Pengenalan teknologi pendidikan yang cepat dan terus berubah guru dan siswa sama-sama ditantang dengan kebutuhan untuk menguasai berbagai kompetensi yang secara kolektif disebut keterampilan belajar abad ke-21 (21-C) atau 4C. Pembelajaran abad 21 untuk pendidikan diperlukan untuk mempersiapkan peserta didik yang siap bersaing dalam Revolusi Industri 4.0. Digitalisasi dan globalisasi meningkat di dunia dan kehidupan kita di era ini. Oleh karena itu pendidikan harus senantiasa bertumpu pada konsep pertumbuhan perkembangan pembaharuan serta keberlanjutan sehingga penyelenggaraan pendidikan harus dikelola secara profesional. Pendidikan yang baik ialah pendidikan yang dapat mengembangkan potensi setiap siswa. Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas salah satu instrumen penentunya adalah adanya guru yang berkualitas pula. Guru yang berkualitas salah satunya dapat dilihat pada prestasi kerjanya. Guru yang berprestasi dapat beradaptasi dan memenuhi pedoman kerja sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan guru yang selalu berubah serta berkembang. Faktor-faktor yang akan mempengaruhi prestasi kerja di kalangan guru adalah stres gaji lingkungan kerja serta beban kerja yang berhubungan dengan motivasi kerja. Sekolah memiliki guru yang sangat penting dan berharga dan jika mereka dikelola dengan baik kinerja guru akan meningkat. Berdasarkan penelitian terdahulu keadaan ideal kinerja mengajar guru di Indonesia masih belum terwujud khususnya di daerah kabupaten dan sekitarnya. Rendahnya kinerja guru dalam pembelajaran kemudian berpengaruh terhadap kualitas pendidikan dan rendahnya kinerja guru dipengaruhi oleh motivasi kerja guru. Oleh sebab itu motivasi kerja menjadi moderator di hubungan pengaruh keterampilan 4C guru terhadap prestasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh keterampilan 4C guru terhadap prestasi kerja guru melalui motivasi kerja guru yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regression design. Jenis penelitian yang diterapkan dalam metode kuantitatif ini ialah jenis survey. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner sehingga data pokok dalam penelitian tersebut terkumpul dengan rapi. Populasi dalam penelitian ini ialah guru dalam SMA Negeri di Kabupaten Malang. Terdapat cara untuk menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Kriteria dalam penelitian ini yakni (1) responden merupakan guru yang berada di lingkup sekolah menengah atas negeri di Kabupaten Malang yang sudah dalam masa kerja selama kurang lebih 3 tahun atau yang sudah tersertifikasi dan (2) responden menerapkan keterampilan 4C di sekolah. Kemudian peneliti menentukan sebanyak 6 sekolah yang dijadikan sebagai lokasi penelitian. Untuk teknik analisis datanya menggunakan statistik deskriptif dan Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Berdasarkan hasil analisis deskriptif yang telah dilakukan diperoleh hasil tingkat capaian rata-rata dari variabel keterampilan 4C guru motivasi kerja guru dan prestasi kerja guru berada pada kategori tinggi. Kemudian hipotesis dalam penelitian ini semuanya diterima yaitu keterampilan 4C guru memiliki pengaruh secara langsung terhadap motivasi guru keterampilan 4C guru memiliki pengaruh secara langsung terhadap prestasi kerja guru motivasi kerja guru memiliki pengaruh secara langsung terhadap prestasi kerja guru dan keterampilan 4C guru memiliki pengaruh secara tidak langsung terhadap prestasi kerja guru melalui motivasi kerja guru. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur perlu meningkatkan pemerataan keterampilan 4C bagi guru karena terbukti positif mempengaruhi prestasi dan motivasi kerja. Kemudian Kepala SMA Negeri di Kabupaten Malang harus memfasilitasi dan mendorong pengembangan keterampilan 4C guru yang berpengaruh signifikan pada motivasi dan prestasi kerja serta guru harus terus meningkatkan keterampilan ini untuk beradaptasi dengan perubahan pendidikan. Selain itu penelitian ini berguna bagi mahasiswa sebagai referensi utama untuk penelitian lanjutan tentang keterampilan guru di abad 21 serta membantu peneliti lain untuk meneliti variabel lebih komprehensif guna hasil yang optimal.