Disertasi
Pengaruh green finance, financial technology dan competitive advantage terhadap business sustainability yang dimoderasi green innovation pada IKM batik wilayah Jawa Timur / Nova Dwi Hernanik
Abstrak
RINGKASAN Hernanik Nova Dwi. 2024. Pengaruh Green Finance Financial Technology dan Competitive Advantage terhadap Business Sustainability yang DiModerasi Green Innovation pada IKM Batik di Jawa Timur. Disertasi Program Studi Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ery Tri Djatmika Rudijanto W.W M.A. M.Si (II) Prof. Dr. Agung Winarno M.M (III) Prof. Dr. Puji Handayati S.E.Ak M.M. CA CMA. Kata Kunci Green Finance Financial Technology Competitive Advantage Green Innovation Business Sustainability IKM Batik. Pembangunan nasional yang berkelanjutan merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh aspek kehidupan masyarakat bangsa dan negara dalam jangka panjang. Pembangunan berkelanjutan menitikberatkan pada bagaimana cara memajukan perekonomian masyarakat bangsa dan negara dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Pembangunan berkelanjutan adalah prinsip pengorganisasian untuk memenuhi tujuan pembangunan manusia sementara pada saat yang sama mempertahankan kemampuan sistem alam untuk menyediakan sumber daya alam dan jasa ekosistem di mana ekonomi dan masyarakat bergantung. Pembangunan berkelanjutan telah diterima secara luas dan telah menjadi pertimbangan terpenting bagi pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan di Era 5.0. Keuangan terkait erat dengan pembangunan berkelanjutan dan merupakan landasan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan adalah dasar dari kemakmuran finansial jangka panjang. Selama beberapa tahun terakhir green finance diusulkan untuk melindungi lingkungan dan telah berkembang secara signifikan. Green Finance menghubungkan sistem keuangan publik dan swasta dengan pembangunan berkelanjutan mengintegrasikan keputusan keuangan dengan perlindungan lingkungan dan mendukung model bisnis ramah lingkungan yang berfokus pada energi bersih peningkatan kualitas air dan udara plastik sekali pakai dan sebagainya. Untuk meningkatkan keberlanjutan bisnis pada IKM diperlukan adanya keuangan ramah lingkungan dan inovasi ramah lingkungan. Menurut teori steakholder perusahaan merupakan suatu entitas yang tidak hanya beroperasi untuk kepentingannya sendiri melainkan wajib memberikan manfaat bagi pemegang kepentingan atau stakeholdernya. Hal ini dikarenakan stakeholder memiliki kemampuan dalam mengendalikan sumber daya yang diperlukan dalam keberlangsungan hidup perusahaan. Perusahaan harus menjaga hubungan dengan stakeholder atau para pemangku kepentingan. Teori Signaling juga merupakan salah satu pilar teori dalam memahami manajemen keuangan. Oleh karena itu sangat bermanfaat bagi IKM untuk mempertahankan kegiatan ramah lingkungan dengan harapan adanya dukungan dari para pemangku kepentingan. Resources-Based Theory (RBT) merupakan sebuah teori manajemen bisnis atau alat yang digunakan untuk menentukan sumber daya strategis yang tersedia untuk sebuah perusahaan. Prinsip mendasar dari RBT adalah bahwa dasar untuk competitive advantage dari suatu perusahaan terletak terutama dalam penerapan sumber daya berharga di perusahaan yang artinya bahwa setiap IKM memiliki keunggulan yang lebih dari pesaing nya. Dengan harapan mampu bertahan dan dapat meningkatkan keberlanjutan bisnis. Meskipun memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi batik ramah lingkungan masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan IKM ramah lingkungan di karenakan banyak batik yang tidak ramah lingkungan harga lebih murah dan lebih terjangkau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanasi (explanatory research) yakni untuk membuktikan secara empiris dan menjelaskan pengaruh green finance financial technology competitive advantage terhadap sustainability bussines yang dimoderasi oleh green innovation. Jumlah populasi sebanyak 384 IKM batik di Jawa Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-random sampling yakni menggunakan pendekatan purposive sampling dengan kriteria memiliki pegiat batik lebih dari 15 di wilayah nya. Sehingga berdasarkan kriteria tersebut diperoleh jumlah sampel sebanyak 302 IKM batik di Jawa Timur. Teknik analisis data dalam penelitian adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung green finance competitive advantage dan green innovation berpengaruh terhadap sustainability bussines. Sedangkan financial technology tidak berpengaruh terhadap sustainability bussines. Sedangkan peran green innovation mampu memperkuat pengaruh antara green finance competitive advantage terhadap business sustainability. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketika sumber daya dapat dikelola secara efektif dengan ramah lingkungan maka berkontribusi pula pada sustainability bussines. Berdasarakan hasil penelitian maka dapat diberikan saran bagi IKM batik di Jawa Timur antar lain (1) meningkatkan pemahaman green finance untuk mendapatkan pendanaan yang lebih dari para pemangku kepentingan (2) meningkatkan kegiatan ramah lingkungan (3) lebih efisien dalam peningkatan financial technology.