Disertasi
Peran interrelasi green innovation, environment concern dan customer value co-creation behavior dalam mendukung business performance IKM batik di Jawa Timur / Rahayu
Abstrak
RINGKASAN Rahayu. 2024. Peran Interrelasi Green Innovation Environment Concern Dan Customer Value Co-creation Behavior Dalam Mendukung Business Performance IKM Batik di Jawa Timur. Disertasi Program Studi Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ery Tri Djatmika Rudijanto W.W (II) Imam Mukhlis (III) Wening Patmi Rahayu Kata Kunci Green Innovation Customer Participation Behavior Customer Citizenship Behavior Environment Concern Business Performance Batik merupakan produk yang meniliki nilai seni budaya dan sejarah di Indonesia. Batik menjadi produk andalan Indonesia dan dikenal secara internasional bahkan UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya nonbendawi dari Indonesia. Sejak awal batik diproduksi dengan bahan alami dan proses produksi yang ramah lingkungan penggunaan pewarna sintetis dalam pembuatan batik mulai populer sekitar tahun 1920 hingga 1930 an. Periode ini teknologi kimia berkembang sehingga pewarna sintetis terus berkembang dan menjadi lebih umum di kalangan pegiat batik modern di Indonesia. Studi ini memilih lokasi di Jawa Timur karena wilayah ini termasuk 10 provinsi yang memiliki produsen batik terbanyak. Jawa Timur masuk dalam peringkat kedua setelah Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan data BPS tahun 2023 terdapat 2.951 industri batik yang menyebar di seluruh wilayah Jawa Timur. Industri tersebut berskala kecil menengah dengan klasifikasi penghasil batik konvensional batik ramah lingkungan penjual batik boutique desain fashion batik dll. Sejalan dengan konsep manajemen modern yang menekankan pentingnya orientasi pada konsumen dalam proses produksi dapat disimpulkan bahwa keberhasilan suatu perusahaan tidak hanya tergantung pada kemampuan produsen untuk menghasilkan produk atau layanan tetapi tergantung pada bagaimana produsen memahami dan memenuhi kebutuhan keinginan dan harapan konsumen. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan pegiat batik di Jawa Timur sebagian kecil telah memfokuskan pada green innovation sebagai upaya peningkatan daya saing di pasar global dengan tujuan untuk mencapai kinerja bisnis yang maksimal. Mengacu pada kondisi tersebut strategi green innovation memainkan peran penting dalam mendukung kinerja bisnis pegiat batik di Jawa Timur tuntutan pasar terhadap kepedulian lingkungan akan berdampak pada keberlanjutan lingkungan. Strategi ini dapat dipengaruhi faktor eksternal yaitu perubahan perilaku konsumen dan faktor internal yang meliputi keterbatasan sumber daya maupun keterbatasan akses green technology. Studi ini mengacu pada fenomena yang ada di lingkungan pegiat batik ramah lingkungan di Jawa Timur. Berdasarkan fenomena yang dihadapi pegiat batik maka studi ini mengkaji dari dua sisi pandang antara pegiat batik ramah lingkungan dan konsumen. Kajian tersebut terkait dengan informasi tentang aplikasi strategi green innovation dan bentuk co-creation yang dilakukan untuk menambah nilai produk batik ramah lingkungan. Adanya kesamaan pandangan akan mendukung aplikasi strategi green innovation dan menunjukkan kemampuan pegiat batik ramah lingkungan di Jawa Timur dalam menerapkan konsep manajemen modern berbasis konsumen. Artinya pegiat batik mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang diekspresikan melalui proses co-creation yang pada akhirnya akan berdampak terhadap business performance. Sebaliknya jika terdapat perspektif/pandangan yang berbeda maka akan terjadi value co-destruction. Kondisi ini penting untuk dikaji sebagai evaluasi bagi IKM batik dalam penerapkan startegi green innovation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanasi (explanatory research) yakni untuk membuktikan secara empiris dan menjelaskan pengaruh ldquo peran interrelasi green innovation environment concern dan customer value co-creation behavior dalam mendukung business performance. Jumlah populasi sebanyak 750 konsumen dan 250 pegiat batik di Jawa Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling untuk pegiat batik sedangkan konsumen menggunakan teknik purposive random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan SmartPLS 3. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pada kelompok pegiat batik dan konsumen green product innovation green process innovation dan environment concern berpengaruh positif dan significan terhadap customer participation behavior. Green product innovation green process innovation dan environment concern berpengaruh positif dan significan terhadap customer citizenship behavior. Green product innovation dan environment concern berpengaruh positif dan significan terhadap business performance. Berdasarkan hasil kajian empiris adanya pengaruh yang tidak signifikan tersebut karena pegiat batik melakukan sub kontrak pada tahap akhir produksi sehingga terbebani biaya sub kontrak yang tinggi. Sedangkan pada kajian empirik pada kelompok konsumen pengruh tidak signifikan tersebut dikarenakan setiap tahapan proses produksi lebih banyak dikerjakan secara manual daripada dengan teknologi. Berdasarkan hasil penelitian maka diperlukan kemampuan teknis untuk mengakses teknologi ramah lingkungan hal ini penting untuk mengantisipasi tindakan sub kontrak agar setiap tahapan dapat dikerjakan secara maksimal. Pengadaan bahan dan system pengolahan limbah harus diperhatikan agar kontinueitas produksi terjaga dan tidak mencemari lingkungan.