Skripsi
Pengaruh pendapatan dan tingkat pendidikan terhadap kepemilikan sanitasi layak pada keluarga berisiko stunting di Desa Tanjung Kabupaten Magetan / Risa Khusnul Khotimah
Abstrak
Akses sanitasi dasar layak merupakan salah satu faktor yang meminimalisir risiko stunting dan malnutrisi di negara berkembang tetapi penyediaannya kerap terhambat oleh permasalahan ekonomi. Kepemilikan sanitasi layak erat kaitannya dengan kondisi ekonomi. Terdapat kecenderungan rumah tangga kategori miskin untuk menggunakan sanitasi tidak layak. Selain itu terdapat indikasi bahwa kesediaan sanitasi layak juga dipengaruhi tingkat pendidikan kepala keluarga. Kabupaten Magetan memiliki persentase akses sanitasi layak cukup tinggi sebesar 88 40% dan prevalensi kejadian stunting cukup rendah sebesar 14 9%. Sebagai salah satu desa di Kabupaten Magetan jumlah keluarga berisiko stunting yang dimiliki Desa Tanjung termasuk cukup banyak dengan kepemilikan sanitasi yang belum seluruhnya dapat dikatakan layak. Analisis terhadap determinasi kepemilikan sanitasi pada keluarga berisiko stunting dibutuhkan untuk menghasilkan intervensi pemerintah yang tepat sasaran dan berdampak. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik pendapatan tingkat pendidikan dan kepemilikan sanitasi layak serta pengaruh pendapatan dan tingkat pendidikan terhadap kepemilikan sanitasi layak tersebut pada keluarga berisiko stunting di Desa Tanjung. Jenis penelitian adalah penelitian korelasional secara kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepemilikan sanitasi layak sementara tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kepemilikan sanitasi layak keluarga berisiko stunting. Frekuensi kepemilikan sanitasi layak meningkat selaras dengan tingkat pendidikan kepala keluarga.