Disertasi
Pengembangan model pembelajaran lesson study based microteaching (LSbM) untuk meningkatkan keterampilan pedagogis, merefleksi pembelajaran, dan kolaborasi mahasiswa calon guru biologi / Ahmad Kamal Sudrajat
Abstrak
Microteaching merupakan sarana yang umum untuk mengembangkan keterampilan mengajar calon guru di Indonesia. Penggunaan microteaching menemui tantangan terutama dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi calon guru yang sesuai dengan kondisi nyata di sekolah. Kelemahan ini dapat diatasi dengan integrasi prinsip lesson study dalam perkuliahan microteaching. Penggabungan prinsil lesson studi ke dalam mata kuliah microteaching diharapkan mampu mengembangkan keterampilan mahasiswa calon guru biologi secara holistik dengan memberikan pengalaman langsung ke sekolah. Tujuan penelitian adalah menghasilkan model LSbM yang valid praktis dan efektif sehingga dapat meningkatkan keterampilan pedagogis keterampilan merefleksi pembelajaran dan keterampilan kolaborasi mahasiswa calon guru biologi. Penelitian ini terdiri dari dua penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk memberikan rekomendasi mdoel yang sesuai untuk pendidikan calon guru zaman sekarang. Penelitian utama merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp yang terdiri dari tiga fase utama yaitu analisis permasalahan mendesain prototype dan mengevaluasi model yang telah dikembangkan. Desain uji coba di kelas menggunakan kuasi eksperimen dengan Non-randomized Control Group Design. Partisipan yang terlibat dalam evaluasi keefektifan produk sejumlah 70 mahasiswa (36 mahasiswa di kelas kontrol dan 34 mahasiswa di kelas eksperimen) semester gasal 2023/2024 di Prodi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang. Pengumpulan data melalui focus group discussion observasi angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan teknik deskriptif dan inferensial. Analisis kualitatif dilakukan dengan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model LSbM memenuhi kriteria valid praktis dan efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogis keterampilan merefleksi pembelajaran dan keterampilan kolaborasi mahasiswa calon guru biologi. Keefektifan model LSbM ditinjau dari kualitas rancangan pembelajaran yang disusun oleh mahasiswa yang dibelajarkan dengan model LSbM lebih baik daripada yang dibelajarkan dengan microteaching pada umumnya peningkatan keterampilan mengajar mahasiswa calon guru biologi peningkatan keterampilan mahasiswa untuk merefleksi pembelajaran setelah dibelajarkan dengan model LSbM dan terdapat perbedaan rerata keterampilan kolaborasi yang signifikan antara mahasiswa yang dibelajarkan dengan model LSbM dengan microteaching pada umumnya. (2) Mahasiswa calon guru biologi memberikan respons yang positif terhadap penerapan LSbM dalam program pendidikan mereka. Mahasiswa calon guru meyakini model LSbM mampu meningkatkan pemahaman mereka tentang model pembelajaran terkini penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan cara melibatkan siswa dalam pembelajaran. Mahasiswa juga meyakini LSbM membantu mereka memahami makna kolaborasi dan refleksi dalam pembelajaran sehingga mereka akan menerapkannya di karier mereka kelak. Kesimpulan penelitian ini adalah model LSbM valid praktis dan efektif meningkatkan kompetensi pedagogis keterampilan merefleksi pembelajaran dan keterampilan kolaborasi mahasiswa calon guru biologi. Mahasiswa calon guru biologi memberikan respons yang positif pada penerapan LSbM dalam program pendidikan mereka. Penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampak LSbM terhadap keterampilan lain yang belum dikaji dalam penelitian ini perlu untuk dilakukan agar memperoleh data yang menyeluruh dan mendalam.