Skripsi
Pengaruh biofertilizer moringa terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman melon (cucumis melo l.) / Muhammad Alfin Hidayat
Abstrak
Pertumbuhan populasi manusia meningkat setiap tahunnya menyebabkan meningkatnya kebutuhan konsumsi buah salah satunya yaitu melon. Sentra produksi melon terbesar di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2022 yang dapat disebabkan salah satunya karena penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan. Salah satu upaya dalam mengurangi penggunaan pupuk anorganik yaitu dengan penggunaan biofertilizer. Moringa oleifera merupakan tanaman yang berpotensi sebagai biofertilizer karena kandungan nutrisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biofertilizer moringa terhadap tinggi tanaman jumlah daun dan berat buah melon (Cucumis melo L.). Penelitian ini dilakukan di greenhouse menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan biofertilizer moringa dibandingkan dengan tanaman kontrol. Biofertilizer moringa dibuat dengan menghaluskan semua bahan kemudian dihomogenkan dan difermentasikan selama 21 hari sebelum diaplikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biofertilizer moringa berpengaruh terhadap tinggi tanaman jumlah daun dan berat buah tanaman melon. Hal itu diduga kandungan fitohormon dan nutrien yang terdapat dalam biofertilizer moringa. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yaitu dapat dilakukan uji kandungan kimia dan kandungan mikroba pada biofertilizer moringa untuk memperkaya data dan memperkuat hasil penelitian.