Skripsi
Pengaruh model pembelajaran project oriented problem based learning (popbl) terhadap keterampilan proses sosial peserta didik Kelas x di MAN i Nganjuk / Muhammad Rafif Ihza Ardiansyah
Abstrak
Kemampuan keterampilan proses sosial peserta didik sangat dipengaruhi oleh model pembelajaran dan tinggi rendahnya keterampilan proses sosial beriringan pula dengan hasil belajar peserta didik. Hal tersebut terjadi pada pembelajaran sejarah di kelas X Man I Nganjuk. Pembelajaran mapel sejarah yang masih menggunakan model konvensional berpengaruh terhadap rendahnya keterampilan proses sosial dan hasil belajar peserta didik. Dari jurnal penilaian sikap kejadian/perilaku yang sering dilakukan siswa adalah kurangnya respon saat pembelajaran individual berbicara sendiri saat guru menerangkan dan jarang mengerjakan tugas yang diberikan melalui Lembar Kerja Siswa (LKS). Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan proses sosial peserta didik pendidik dapat memberikan pelatihan melalui pembelajaran berbasis masalah dan proyek. Salah satu model pembelajaran yang berorientasi pada masalah dan menekankan pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran Project Oriented Problem Based Learning (POPBL). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran POPBL terhadap keterampilan proses sosial peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design (eksperimen semu). Desain penelitian yang digunakan yaitu Nonequivalent Control Group Design. Lokasi penelitian adalah MAN 1 Nganjuk. Sampel penelitian ini dua kelas yaitu kelas X G sebagai kelas kontrol dan kelas X H sebagai kelas eksperimen. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian mengenai penerapan model pembelajaran POPBL terhadap keterampilan proses sosial materi kerajaan Hindu-Buddha sub materi kerajaan Majapahit di kelas X MAN 1 Nganjuk peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran POPBL memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan proses sosial kelas X. Dari hasil penelitian 64% peserta didik memiliki kemampuan keterampilan proses yang sudah berkembang sesuai harapan dan 36% sangat berkembang. Keterampilan proses sosial yang dilakukan sesuai tahapan di kelas H sebagai kelas eksperimen berpengaruh juga terhadap hasil posttest di kelas tersebut. Hal tersebut bisa dilihat dari hasil posttest yang lebih tinggi dari kelas X G sebagai kelas kontrol yang menerima perlakukan pembelajaran secara konvensional. Perbandingan hasil nilai rata-rata tes kemampuan belajar kelas X setelah diberikan perlakuan yaitu rata-rata skor 75 15 untuk kelas kontrol dan 84.55 untuk kelas eksperimen. Selain itu juga dapat dibuktikan dengan perhitungan uji independent sample t-test menunjukan nilai signifikansi sebesar 0.000 atau dengan kata lain nilai signifikansi lebih kecil besar dibandingkan derajat alpha 5% (0.000 lt 0.05) sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata kemampuan hasil belajar kelas X MAN 1 Nganjuk yang nyata antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain penerapan model pembelajaran Project Oriented Problem Based Learning (POPBL) berpengaruh terhadap proses keterampilan sosial sehingga juga berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 1 Nganjuk.